50 Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Bogor Terjadi Sepanjang 2022
Minggu, 25 September 2022 - 22:35 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini anaknya sedang dalam penanganan intensif di RSUD Cileungsi karena di sekujur tubuhnya penuh luka bekas siksaan ibu kandungnya. Ibunya diduga mengidap gangguan jiwa," jelasnya.
Sedangkan di lingkungan pendidikan di antaranya pelecehan atau pencabulan oleh oknum guru ngaji. Ada juga kekerasan fisik antarsiswa dalam bentuk perkelahian, tawuran pelajar, dan bullying.
"Tentu ini kita sebut oknum, karena tidak mewakili dari masing-masing instansi maupun profesi mana pun. Banyak prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan dari lembaga-lembaga pendidikan, baik yang formal maupun lembaga pendidikan non formal namun seolah-olah terlupakan bahkan terhapus akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab di dalamnya," tuturnya.
Namun, dirinya meyakini bahwa tidak ada lembaga pendidikan berniat buruk dalam proses pendidikannya. Jangan sampai karena ulah oknum citra pendidikan khususnya di Kabupaten Bogor tercoreng.
"Saya yakin dan percaya, setiap lembaga pendidikan mempunyai program unggulan tersendiri untuk meningkatkan kompetisinya dengan lembaga pendidikan lainnya. Artinya ini modal besar untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat," pungkas Asep.
Sedangkan di lingkungan pendidikan di antaranya pelecehan atau pencabulan oleh oknum guru ngaji. Ada juga kekerasan fisik antarsiswa dalam bentuk perkelahian, tawuran pelajar, dan bullying.
"Tentu ini kita sebut oknum, karena tidak mewakili dari masing-masing instansi maupun profesi mana pun. Banyak prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan dari lembaga-lembaga pendidikan, baik yang formal maupun lembaga pendidikan non formal namun seolah-olah terlupakan bahkan terhapus akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab di dalamnya," tuturnya.
Namun, dirinya meyakini bahwa tidak ada lembaga pendidikan berniat buruk dalam proses pendidikannya. Jangan sampai karena ulah oknum citra pendidikan khususnya di Kabupaten Bogor tercoreng.
"Saya yakin dan percaya, setiap lembaga pendidikan mempunyai program unggulan tersendiri untuk meningkatkan kompetisinya dengan lembaga pendidikan lainnya. Artinya ini modal besar untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat," pungkas Asep.
(rca)
Lihat Juga :