Pokdarwis dan UB Kolaborasi Bangkitkan Kampung Tematik di Malang

Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:18 WIB
loading...
Pokdarwis dan UB Kolaborasi...
Penandatanganan nota kesepahaman oleh Universitas Brawijaya dan Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang. Foto/Ist
A A A
MALANG - Pandemi COVID-19 berdampak di semua sektor. Tak terkecuali sektor pariwisata di Kota Malang juga mengalami keterpurukan. Saat ini Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) 20 kampung tematikdi kota Malang belum bisa membuka tempat wisata.

Pasalnya, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar wisata kampung dapat beroperasi. Hal itu merujuk padaPeraturan Wali Kota Nomor 19 Tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Diseases 2019.
(Baca juga: Produksi Ekstasi Rumahan Digrebek, Pelaku Akui Belajar dari Medsos)
Pokdarwis dan UB Kolaborasi Bangkitkan Kampung Tematik di Malang

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Forkom Pokdarwis) kampung tematik Kota Malang, Isa Wahyudi mengatakan bahwa Perwali 19/2020 mengatur bahwa semua kampung tematik harus menyediakan antara lain, masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan, thermo gun, face shield, sarung tangan, APD, jaga jarak, tempat isolasi, tim gugus tugas dan rumah sakit rujukan. (Baca juga: UNS Realisasikan Hari Bebas Emisi di Kampus)

Isa menegaskan bahwa tidak semua kampung dapat memenuhi persyaratan tersebut. Ada kriteria yang harus dipenuhi oleh kampung tematik. “Setelah semua kriteria terpenuhi, pihak dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata meninjau lokasi untuk memberikan sertifikat yang menerangkan bahwa kampung tematik siap beroperasi,” kata Isa Wahyudi dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2020).

Berbagai terobosan pun dilakukan Forkom Pokdarwis kampung tematik Kota Malang agar denyut nadi masing-masing kampung tematik sebagai destinasi wisata tetap eksisting. Di antaranya berkolaborasi dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang melalui berbagai kegiatan, seperti pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan peningkatan kualitas SDM, serta dukungan program merdeka belajar dan kewirausahaan.

Kerja sama yang diwujudkan dalam sebuah nota kesepahaman yang ditandatangani oleh pihak Rektor Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani, dan pihak kampung tematik ditandatangani oleh ketua masing-masing Pokdarwis.

Wakil Rektor III UB, Abdul Hakim mengatakan pada masa pandemi COVID-19 ini tantangan terberat adalah di sektor pariwisata. Karenanya Abdul Hakim mengajak semua pengurus Pokdarwis kampung tematik mengambil nilai positif dari pandemi ini. "Mungkin saja di saat badai COVID-19 melanda, pihak Universitas Brawijaya dapat bekerjasama dengan kampung-kampung tematik," kata Abdul Hakim. Dalam kerja sama ini, UB ingin melibatkan mahasiswa melakukan pengabdian lingkar kampus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Lari Solidaritas UB...
Lari Solidaritas UB Loop Run 50K Meriahkan HUT ke-50 IMPALA Universitas Brawijaya
Pesona Desa Wisata di...
Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Rekomendasi
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved