Dituduh Jadi Pelakor, Mahasiswi Ini Dilabrak Istri Driver Ojol hingga Dianiaya
Rabu, 21 September 2022 - 19:06 WIB
loading...
Seorang mahasiswi diduga menjadi korban penganiayaan setelah dituduh menjadi pelakor driver ojol. Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Seorang mahasiswi universitas swasta berinisial AP (22) mengadu ke polisi lantaran mengalami penganiayaan di indekosnya Jalan Madrasah, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. AP dianiaya lantaran dituduh perebut laki orang ( pelakor ) dan dijambaki.
”Dia (pelaku) cemburu dan nuduh saya meluk-meluk suaminya di motor. Saya bilang jangan asal nuduh kalau tak ada buktinya, ibu itu malah makin marah, dia narik-narik baju (dan tangan) sampai akhirnya ngejambak juga,” kata AP kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).
Menurutnya, peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu 17 September 2022 lalu, dan kejadiannya terekam CCTV di parkiran indekos. Awalnya, AP baru pulang kuliah di kampusnya di bilangan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan memesan ojol.
Dia menerangkan, ojol pesanannya itu tiba dan korban menghampirinya. Saat itu, ojol tersebut tengah video call dengan seseorang, yang diduga istrinya dan driver ojol itu menyudahi video call karena hendak mengantar AP pulang ke indekosnya.
”Pas sampai ke tempat drivernya, dia lagi video call. Posisi handphone ditaro di motor, kayaknya saya masuk frame di video call itu,” tuturnya. Baca juga: Pelakor, Dosa Besar yang Sering Diremehkan Wanita
Saat sudah di indekos Jalan Madrasah, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan tengah beristirahat, kata dia, korban mendadak dihubungi nomor tak dikenal yang mengaku-aku sebagai istri driver ojol tersebut.
Istri driver ojol itu meminta korban menemuinya, dia lalu turun dari kamar indekosnya untuk menemui pelaku. Dia lantas terlibat cekcok mulut dengan pelaku lantaran pelaku langsung menuduhnya sebagai perebut laki orang (pelakor) atau selingkuhan suaminya.
”Dia (pelaku) cemburu dan nuduh saya meluk-meluk suaminya di motor. Saya bilang jangan asal nuduh kalau tak ada buktinya, ibu itu malah makin marah, dia narik-narik baju (dan tangan) sampai akhirnya ngejambak juga,” kata AP kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).
Menurutnya, peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu 17 September 2022 lalu, dan kejadiannya terekam CCTV di parkiran indekos. Awalnya, AP baru pulang kuliah di kampusnya di bilangan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan memesan ojol.
Dia menerangkan, ojol pesanannya itu tiba dan korban menghampirinya. Saat itu, ojol tersebut tengah video call dengan seseorang, yang diduga istrinya dan driver ojol itu menyudahi video call karena hendak mengantar AP pulang ke indekosnya.
”Pas sampai ke tempat drivernya, dia lagi video call. Posisi handphone ditaro di motor, kayaknya saya masuk frame di video call itu,” tuturnya. Baca juga: Pelakor, Dosa Besar yang Sering Diremehkan Wanita
Saat sudah di indekos Jalan Madrasah, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan tengah beristirahat, kata dia, korban mendadak dihubungi nomor tak dikenal yang mengaku-aku sebagai istri driver ojol tersebut.
Istri driver ojol itu meminta korban menemuinya, dia lalu turun dari kamar indekosnya untuk menemui pelaku. Dia lantas terlibat cekcok mulut dengan pelaku lantaran pelaku langsung menuduhnya sebagai perebut laki orang (pelakor) atau selingkuhan suaminya.
Lihat Juga :