PPDB Dilakukan Online, Pihak Sekolah Mengaku Lebih Nyaman

Kamis, 02 Juli 2020 - 16:06 WIB
loading...
PPDB Dilakukan Online,...
SMPN 3 Lembang tampak begitu lengang, padahal biasanya di masa PPDB tahun sebelumnya, sejak pagi orang tua siswa sudah mengantre di gerbang sekolah supaya bisa paling pertama mendaftar. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto B
A A A
BANDUNG BARAT - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP yang dilakukan secara online membuat nyaman pihak sekolah dan dipandang lebih tertib. Pasalnya tidak terjadi antrean panjang atau penumpukan orang tua dan siswa yang akan daftar di sekolah seperti biasa terjadi tahun-tahun sebelumnya.

"Hikmah dari wabah COVID-19, PPDB tahun ini dilakukan secara online. Positifnya suasana jadi lebih tenang, karena di sekolah sepi. Kalaupun ada yang datang satu atau dua, itupun untuk konsultasi," kata Kepala SMPN 3 Lembang, Wawan Kuswandi kepada SINDOnews, Kamis (2/7/2020). (Baca: Polri Harus Terus Sosialisasikan Protokol Kesehatan COVID-19)

Wawan menyebutkan, pemandangan kontras sangat terlihat di sekolahnya sejak PPDB diibuka pada Senin (22/6/2020). Tidak ada hiruk pikuk atau kegaduhan akibat setiap orang ingin dilayani lebih dulu. Padahal ketika PPDB masih dilakukan manual, sejak jam tiga pagi biasanya sudah ada orang tua siswa yang antre di depan gerbang sekolah.

Tahun ini, pihaknya menerima siswa baru sebanyak 352. Sedangkan kuota untuk jalur prestasi disiapkan sebanyak 25%, afirmasi 20%, dan jalur perpindahan tugas orang tua atau wali 5%. Siswa pendaftar untuk jalur zonasi yang pendaftarannya ditutup pada Jumat (26/6/2020) tercatat ada 428. Untuk jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan pendaftaran baru akan ditutup pada 3 Juli 2020.

"Kalau misalnya ada kuota yang tidak terpenuhi maka akan ditutup oleh jalur lain yang peminatnya banyak. Tujuannya agar siswa dapat diterima dan kuota yang ada terpenuhi," ucapnya.

Disinggung mengenai tahun ajaran baru, Wawan mengatakan sudah menyiapkan sejumlah tempat cuci tangan, handsanitizer, dan thermo gun. Persiapan lainnya dengan menyemprotkan cairan disinfektan di seluruh areal sekolah. Langkah ini sebagai bentuk pengamanan bilamana sekolah kembali beroperasi, meskipun sampai sekarang belum dipastikan kapan tahun ajaran baru dimulai dan pola pembelajarannya seperti apa.

Di SMPN 3 Lembang, kegiatan belajar mengajar dibagi ke dalam 33 rombongan belajar (rombel). Sementara total siswa kelas 8 sebanyak 396 dan kelas 9 jumlahnya mencapai 443. Jika ditambah dengan kelas 7 angkatan baru maka total siswa bisa mencapai 1.200 siswa. "Siswa di sekolah kami lumayan banyak makanya untuk pelaksanaan KBM harus diperhitungkan secara tepat, supaya tidak ada penumpukan," ujarnya. (Baca: Geliat Pariwisata di Masa AKB, Jabar Gelar Smiling West Java Great Sale 2020)

Kabid SMP pada Dinas Pendidikan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dadang A Sapardan menilai, ada beberapa opsi yang bisa dilakukan saat tahun ajaran baru dimulai. Opsinya bisa pembelajaran jarak jauh (daring) atau memberlakukan shift dengan membagi siswa belajar pagi atau siang. "Kita lihat nanti kondisi di new normal seperti apa, meski sekarang sudah ada beberapa opsi yang disiapkan. Tapi kan kalau buat anak sekolah harus hati-hati, sehingga mesti bertahap diterapkan," ucapnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
SIT Darul Abidin Ajak...
SIT Darul Abidin Ajak Siswa Jadi Inovator di Era AI
Sekolah Rakyat di Sumut...
Sekolah Rakyat di Sumut Melaju Cepat, Progres Sejumlah Lokasi Lampaui Target
Kebutuhan Fleksibilitas...
Kebutuhan Fleksibilitas Meningkat, Sekolah di Jakarta Hadirkan Program Setengah Hari
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Siswa SMP di Gresik...
Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Rekomendasi
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved