Cerita Wisudawan UNS saat Wisuda Luring dan Daring Secara Drive Thru
Kamis, 02 Juli 2020 - 12:04 WIB
loading...
Irfiade Zarkasyi Talaththof, lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang ditunjuk menjadi perwakilan saat wisuda luring dan daring secara drive thru, Sabtu (27/6/2020) kemarin. Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Menjadi wisudawan yang dapat hadir langsung di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo saat wisuda luring dan daring secara drive thru menjadi kenangan hidup yang tak terlupakan bagi Irfiade Zarkasyiv Talaththof. Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini datang ke podium dengan naik sepeda listrik berkesempatan dipindahkan kucir toganya secara langsung oleh Rektor UNS Solo Profesor Jamal Wiwoho.
Irfiade Zarkasyi Talaththof merupakan satu dari 15 orang yag diwisuda secara luring. Mereka dipilih untuk mewakili rekan-rekannya yang mengikuti jalannya wisuda secara daring melalui siaran langsung Youtube UNS, Sabtu (27/6/2020) kemarin. 15 orang perwakilan yang diwisuda secara langsung datang ke podium dengan menggunakan transportasi ramah lingkungan. Seperti becak, andong, sepeda listrik, motor elektrik, dan mobil elektrik. ”Karena pandemi COVID-19, yang dipilih (wisuda secara langsung) berdasarkan domisili. Sehingga lebih mudah aksesnya dan dekat,” kata Irfiade Zarkasyi Talaththof.
Wisudawan yang beralamatkan di Jalan Srikatan 3, Gremet, Manahan Solo ini sebenarnya menginginkan datang ke podium naik sepeda listrik. Namun dari panitia penyelenggara memberikan jatah sepeda motor listrik. Dirinya baru tahu kalau terpilih mewakili wisudawan lainnya saat gladi bersih sehari sebelum wisuda. “Kemarin itu diarahkan untuk gladi bersih, saya baru tahu kalau ada simbolisasi seperti ini,” terangnya. Sehingga dirinya merasa sangat surprise. Seminggu sebelumnya, dirinya telah dihubungi oleh panitia wisuda sebagai perwakilan per fakultas.
Irfiade Zarkasyi Talaththof yang merupakan mahasiswa angkatan 2015 mengaku sebenarnya telah sidang skripsi Januari 2020 kemarin. Sehingga, dia sebenarnya dapat mengikuti wisuda online pertama kali di UNS beberapa bulan lalu. Dirinya tidak terpikirkan bakal mengikuti wisuda secara online dan berharap tetap mengikuti wisuda sarjana secara offline. “Dapat bareng bareng di auditorium, banyak kerumunan,” terangnya. Namun wisuda ternyata tetap belum bisa dilaksanakan secara langsung dan tetap online.
Meski demikian, dirinya tetap bersyukur dapat mewakili teman temannya diwisuda secara langsung. Terlebih cara wisudanya unik dengan kendaraan ramah lingkungan. Kemeriahan wisuda tetap terasa meski berjarak dengan teman temannya yang diwisuda dari rumah. Naik motor listrik merupakan pertama kali bagi dirinya. Namun dia tidak mengalami kesulitan karena terbiasa naik sepeda motor. “Kemarin saat gladi bersih diajari dulu cara naik motornya bagaimana,” terangnya. Orangtuanya juga hadir di Kampus UNS dalam prosesi wisuda luring tersebut.
Irfiade Zarkasyi Talaththof merupakan satu dari 15 orang yag diwisuda secara luring. Mereka dipilih untuk mewakili rekan-rekannya yang mengikuti jalannya wisuda secara daring melalui siaran langsung Youtube UNS, Sabtu (27/6/2020) kemarin. 15 orang perwakilan yang diwisuda secara langsung datang ke podium dengan menggunakan transportasi ramah lingkungan. Seperti becak, andong, sepeda listrik, motor elektrik, dan mobil elektrik. ”Karena pandemi COVID-19, yang dipilih (wisuda secara langsung) berdasarkan domisili. Sehingga lebih mudah aksesnya dan dekat,” kata Irfiade Zarkasyi Talaththof.
Wisudawan yang beralamatkan di Jalan Srikatan 3, Gremet, Manahan Solo ini sebenarnya menginginkan datang ke podium naik sepeda listrik. Namun dari panitia penyelenggara memberikan jatah sepeda motor listrik. Dirinya baru tahu kalau terpilih mewakili wisudawan lainnya saat gladi bersih sehari sebelum wisuda. “Kemarin itu diarahkan untuk gladi bersih, saya baru tahu kalau ada simbolisasi seperti ini,” terangnya. Sehingga dirinya merasa sangat surprise. Seminggu sebelumnya, dirinya telah dihubungi oleh panitia wisuda sebagai perwakilan per fakultas.
Irfiade Zarkasyi Talaththof yang merupakan mahasiswa angkatan 2015 mengaku sebenarnya telah sidang skripsi Januari 2020 kemarin. Sehingga, dia sebenarnya dapat mengikuti wisuda online pertama kali di UNS beberapa bulan lalu. Dirinya tidak terpikirkan bakal mengikuti wisuda secara online dan berharap tetap mengikuti wisuda sarjana secara offline. “Dapat bareng bareng di auditorium, banyak kerumunan,” terangnya. Namun wisuda ternyata tetap belum bisa dilaksanakan secara langsung dan tetap online.
Meski demikian, dirinya tetap bersyukur dapat mewakili teman temannya diwisuda secara langsung. Terlebih cara wisudanya unik dengan kendaraan ramah lingkungan. Kemeriahan wisuda tetap terasa meski berjarak dengan teman temannya yang diwisuda dari rumah. Naik motor listrik merupakan pertama kali bagi dirinya. Namun dia tidak mengalami kesulitan karena terbiasa naik sepeda motor. “Kemarin saat gladi bersih diajari dulu cara naik motornya bagaimana,” terangnya. Orangtuanya juga hadir di Kampus UNS dalam prosesi wisuda luring tersebut.
Lihat Juga :