Partai Perindo Minta Pemerintah Kendalikan Harga usai Kenaikan Harga BBM
Jum'at, 09 September 2022 - 18:17 WIB
loading...
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, TGB M Zainul Majdi seusai membuka Muskerwil III Partai Perindo Sumut di Hotel J.W Marriott Medan, Jumat (9/9/2022). Foto/MPI/Wahyudi Aulia Siregar
A
A
A
MEDAN - Partai Perindo meminta pemerintah mengendalikan harga kebutuhan pokok usai pemberlakuan kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Pengendalian harus dilakukan agar dampak kenaikan harga BBM tak membuat masyarakat jatuh pada kemiskinan.
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, TGB M Zainul Majdi menyatakan hal itu seusai membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) III Partai Perindo Sumut di Hotel J.W Marriott Medan, Jumat (9/9/2022).
Baca juga: Partai Perindo Sumut Gelar Muskerwil III, Ini Agendanya
"Kami memberi seruan kepada pemerintah untuk memastikan pasca kenaikan bbm harga-harga tetap dapat dikendalikan. Tidak boleh ada kenaikan harga yang tidak terkendali, inflasi juga harus dikendalikan," kata TGB.
Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga meminta pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran. Dengan demikian bisa mengurangi beban masyarakat miskin yang benar-benar terdampak akibat kenaikan harga BBM.
"Bantuan kepada masyarakat yang terdampak harus tepat sasaran. Sehingga bisa mengurangi dampak yang dirasakan oleh masyarakat," tandasnya.
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, TGB M Zainul Majdi menyatakan hal itu seusai membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) III Partai Perindo Sumut di Hotel J.W Marriott Medan, Jumat (9/9/2022).
Baca juga: Partai Perindo Sumut Gelar Muskerwil III, Ini Agendanya
"Kami memberi seruan kepada pemerintah untuk memastikan pasca kenaikan bbm harga-harga tetap dapat dikendalikan. Tidak boleh ada kenaikan harga yang tidak terkendali, inflasi juga harus dikendalikan," kata TGB.
Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga meminta pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran. Dengan demikian bisa mengurangi beban masyarakat miskin yang benar-benar terdampak akibat kenaikan harga BBM.
"Bantuan kepada masyarakat yang terdampak harus tepat sasaran. Sehingga bisa mengurangi dampak yang dirasakan oleh masyarakat," tandasnya.
Lihat Juga :