BNPT Sebut Musik Bisa Turunkan Indeks Potensi Radikalisme

Rabu, 07 September 2022 - 09:48 WIB
loading...
BNPT Sebut Musik Bisa...
BNPT menekan potensi radikalisme dan terorisme melalui festival musik bertajuk Aksi Musik Anak Bangsa atau Asik Bang di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa malam (6/09/2022).
A A A
SIDOARJO - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) Indonesia menekan potensi radikalisme dan terorisme melalui festival musik. Bertajuk Aksi Musik Anak Bangsa atau "Asik Bang", event ini digelar di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa malam (6/09/2022).

Menurut Direktur Pencegahan BNPT Akhmad Nurwakhid, dengan musik mampu menurunkan indek potensi radikalisme. "Pada 2019 indek potensi radikalisme mencapai 38,4% dan menjadi 12,2 % pada 2022, harapannya semoga bisa turun menjadi 5%," katanya.

Nurwakhid mengatakan, seni budaya termasuk musik masuk dalam salah satu pendekatan pencegahan radikalisme dan terorisme melalui kebijakan pentahelik.

Baca juga: BNPT Gelorakan Spirit Kebangsaan ke Santri Pondok Pesantren di Pasuruan

"Pendekatan pentahelik melibatkan multipihak dari pemerintah, akademika, dari media, pengusaha dan juga dari komunitas maupun organisasi kemasyarakatan baik itu keagamaan dan pegiat seni budaya," tambahnya.

Lebih jauh Nurwakhid mengatakan, pendekatan dengan musik dan budaya dilakukan karena radikalisme dan terorisme yang selama ini menjiwai teroris memiliki karakter antiseni antibudaya serta kearifan lokal.

"Kegiatan ini kerja sama BNPT dengan forum koordinasi pencegahan terorisme (FKPT) provinsi Jawa Timur akan berlomba ke tingkat nasional. Mereka wajib menyanyikan lagu wajib 'Salam Indonesia Harmoni'," jelas mantan perwira polisi yang lama bertugas di Densus 88 tersebut.

Ketua FKPT Jatim, Hesti Armiwulan mengatakan pencegahan terorisme tidak bisa dilakukan sendiri dan dibutuhkan partisipasi masyarakat. "Kolaborasi dan sinergi dari berbagai unsur perlu dilakukan salah satunya organisasi kemasyarakatan," ujarnya.

Hesti mengatakan, pencegahan radikalisme terorisme tidak hanya dilakukan melalui dialog atau kegiatan di dalam ruangan saja, tetapi juga bisa dilakukan dalam berbagai kegiatan.

"Salah satunya bisa dilakukan kontraradikalisme melalui konten, kata kalimat, juga bisa dilakukan melalui musik lagu dengan narasi sebagai upaya menanggulangi terorisme," ujarnya.

Pentas musik Asik Bang yang diselenggarakan BNPT-FKPT Jatim itu menjadi special dengan hadirnya penyanyi senior Oppie Andaresta yang didapuk sebagai juri. Yang lain ada Ratna Koin (pengarang lagu penyanyi jalanan Tegar, Kau Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang).

Kedua juri menyempatkan diri bernyanyi menghibur 13 peserta beserta sedikitnya 100 orang suporter masing-masing grup penampil.

Sebanyak 13 penampil terdiri atas penyanyi solo, duo dan grup itu berasal dari sejumlah kota besar di Jatim di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Jember, Bangil, dan Mojokerto. Para penampil diwajibkan menyanyikan lagu Salam Indonesia Harmoni ciptaan Kepala BNPT, Boy Rafli Amar.

Menurut Oppie, lagu tersebut mudah diarransemen ke berbagai jenis aliran musik. “Terbukti di Jatim, lagu Salam Indonesia Harmoni bisa ditampilkan dalam berbagai genre musik diantaranya rock, regge, keroncong dan pop alternatif. Hebatnya di Jatim ada dua penyanyi solo yang berusia belia, dan sudah tampil cukup bagus," katanya.

Ratna Koin menyatakan potensi pemusik di Jatim cukup besar, sehingga perlu perhatian sejumlah pihak agar para seniman musik termasuk musisi jalanan bisa dibina serta diapresiasi karya-karyanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Halal Industrial Park...
Halal Industrial Park Sidoarjo Diproyeksi Jadi Industri Halal Skala Global
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi...
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi Peduli Kondusifitas dan Tolak Keras Radikalisme
Sekolah Damai di Bali,...
Sekolah Damai di Bali, BNPT Cegah Paparan Ideologi Intoleran
Barometer ETLE Nasional,...
Barometer ETLE Nasional, Kakorlantas Puji Kinerja Ditlantas Polda Jatim
Transformasi Digital,...
Transformasi Digital, Kakorlantas: Penindakan ETLE di Polda Jatim Berjalan Baik
Guru Besar UIN Syekh...
Guru Besar UIN Syekh Nurjati: Waspadai Politik Adu Domba Berkedok Agama di Medsos
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
Terhubung dengan Radikalisme,...
Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya
Rekomendasi
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
Manfaat Jus Mentimun...
Manfaat Jus Mentimun untuk Turunkan Asam Urat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved