alexametrics

Dirlantas Polda Jateng Dorong Penilaian Mandiri Protokol Kesehatan

loading...
Dirlantas Polda Jateng Dorong Penilaian Mandiri Protokol Kesehatan
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Arman Achdiat meminta pimpinan kantor, unit dan pos pelayanan lalu lintas melakukan penilaian mandiri protokol kesehatan COVID-19. Foto/Ist
A+ A-
SEMARANG - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Arman Achdiat meminta pimpinan kantor, unit dan pos pelayanan lalu lintas (Yanlantas) melakukan self assessment (penilaian mandiri) protokol kesehatan COVID-19 di lingkungan kerja.

"Meski sidak dan pengecekan langsung dilakukan berkala, saya minta pimpinan kantor, unit dan pos pelayanan berinisiatif membuat penilaian mandiri sebagai pembanding," katanya saat sidak penerapan protokol kesehatan COVID-19 di Kantor Pelayanan BPKB Lampersari Semarang, Rabu (1/7/2020). (Baca juga: Dirkamsel Korlantas Sentuh Pahlawan Lingkungan TPST Piyungan Bantul)

Arman berharap dengan adanya hasil self assessment jajarannya selangkah lebih maju memahami kondisi mutakhir di lingkungan kerjanya masing-masing. Dia menegaskan bahwa membangun kebiasaan baru butuh proses. Untuk bisa mewujudkannya tidak cukup dikirimi edaran, pengarahan dan seminar. Akan tetapi perlu melakukan penilaian mandiri agar membantu membangun pemahaman tentang COVID-19 secara lebih baik. (Baca juga: Ketum PP Muhammadiyah Berharap Polri Tegakkan Hukum dengan Seadil-adilnya)

Meski sidak dan pengecekan dilakukannya sendiri secara langsung, Arman Achdiat tetap membutuhkan laporan hasil penilaian mandiri sebagai pembanding. “Teman-teman wartawan punya prinsip cover both side sebagai pembanding atas temuannya. Saya pun begitu. Kita harus menghargai proses. Mana mungkin Sidak setengah jam dijadikan satu-satunya dasar kebijakan,” ungkapnya.



Dia menambahkan bahwa selain diperlukan sebagai pembanding, penilaian secara mandiri mendorong para pimpinan memahami dan menguasai masalah di lingkup pelayanan lalulintas. Salah satu problema yang dihadapi saat ini adalah penyebaran virus SARS Cov-2 yang dalam bahasa umum disebut virus Corona, yan mengharuskan para pimpinan pelayanan lalulintas paham apa yang harus dilakukan menghindari ancaman mematikan COVID-19.

Wabah COVID-19, kata dia, harus disikapi dengan kebiasaan baru supaya masyarakat tetap leluasa berkegiatan secara produktif. "Kita ingin masyarakat aman dan selamat. Itu sebabnya pantang mengabaikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Pimpinan pelayanan lalulintas di Jateng menentukan hasil akhir misi Ditlantas Polda Jateng menghindari cluster baru COVID-19," tandas Arman.



Dia mencontohkan, andai seseorang ternyata OTG atau orang tanpa gejala minta dilayani masuk ruangan tanpa masker lupa cuci tangan, pada akhirnya berpotensi menulari petugas pelayanan dan unit pelayanannya bisa menjadi klaster baru.

Selain memastikan semua unit layanan lalulintas menerapkan protokol kesehatan, Arman berharap masyarakat melakukan hal yang sama. “Kita berharap pelayanan lalu lintas lancar. Di sisi yang lain masyarakat maupun petugas juga dalam kondisi sehat. Saya juga menegaskan, jajaran Ditlantas yang menunjukkan gejala sakit tinggal di rumah," katanya.
(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak