Gelapkan 10 Mobil Pikap, Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi
Senin, 05 September 2022 - 13:33 WIB
loading...
Polsek Kalideres menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial IS karena menggelapkan 10 mobil pikap.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Polsek Kalideres menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial IS di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. IS ditangkap lantaran telah melakukan penipuan 10 korbannya dengan modus menyewa mobil.
Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar menjelaskan, ulah IS terungkap usai salah satu korban yang merupakan pemilik mobil melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kalideres. "Modusnya pelaku menyewa mobil kepada rekannya (korban Mutmainah) dengan alasan untuk mengangkut barang dagangan dengan biaya sewa sebesar Rp300.000 per hari jenis pikap," ujar Syafri di kantornya, Senin (5/9/2022).
Setelah disewa, lanjut Syafri, mobil tersebut digadaikan kepada seseorang dengan harga Rp20-30juta. Tak berhenti di situ, IS kembali mencari korban lainnya.
"Hal ini terulang hingga pelaku berhasil menguasai tujuh unit mobil," ungkapnya. Baca: Gadaikan Motor Pacar untuk Main Judi Online, Pemuda Tuban Ditangkap Polisi
Syafri mengatakan, para korban penipuan ini merupakan orang yang sudah kenal dengan IS sehingga dengan mudah percaya. Namun, saat sudah melewati batas waktu penyewaan para korban curiga dan akhirnya mendatangi pelaku.
Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar menjelaskan, ulah IS terungkap usai salah satu korban yang merupakan pemilik mobil melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kalideres. "Modusnya pelaku menyewa mobil kepada rekannya (korban Mutmainah) dengan alasan untuk mengangkut barang dagangan dengan biaya sewa sebesar Rp300.000 per hari jenis pikap," ujar Syafri di kantornya, Senin (5/9/2022).
Setelah disewa, lanjut Syafri, mobil tersebut digadaikan kepada seseorang dengan harga Rp20-30juta. Tak berhenti di situ, IS kembali mencari korban lainnya.
"Hal ini terulang hingga pelaku berhasil menguasai tujuh unit mobil," ungkapnya. Baca: Gadaikan Motor Pacar untuk Main Judi Online, Pemuda Tuban Ditangkap Polisi
Syafri mengatakan, para korban penipuan ini merupakan orang yang sudah kenal dengan IS sehingga dengan mudah percaya. Namun, saat sudah melewati batas waktu penyewaan para korban curiga dan akhirnya mendatangi pelaku.
Lihat Juga :