IIK-Perhutani Salurkan Bantuan Sembako untuk Mitra Kerja Terdampak Pandemi
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Lokasi kegiatan pemberian bantuan, tutur Dirut Perhutani, untuk di Divreg Jawa Barat dan Banten dilaksanakan di Wana Wisata Kawah Putih Kabupaten Bandung.
Lokasi kegiatan Divreg Jawa Tengah berada ditiga Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), yakni di KPH Banyumas Timur, Semarang dan Cepu. Sedangkan untuk Divreg Jawa Timur dilakukan di Taman Trembesi Madiun.
"Jumlah penerima bantuan seperti di KPH Banyumas Timur sebanyak 211 orang, KPH Semarang sebanyak 434, KPH Cepu sebanyak 355, KPH Ngawi 250, KPH Saradan 250, KPH Madiun 250, KPH Lawu Ds 250, KPH Bandung Selatan 500, dan KPH Garut 500 orang," tutur dia.
Ketua IIK-Perhutani Zuryati Simbolon Wahyu Kuncoro mengungkapkan, bantuan sosial tersebut merupakan wujud kepedulian IIK-Perhutani terhadap masyarakat sekitar hutan yang terdampak pandemi COVID-19.
“Ini wujud kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar hutan. Meskipun tidak seberapa, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi yang menerimanya. Mari kita semua berdoa agar pandemi ini segera berlalu dan kembali menjalani kehidupan normal seperti semula," ungkap Zuryati.
Lokasi kegiatan Divreg Jawa Tengah berada ditiga Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), yakni di KPH Banyumas Timur, Semarang dan Cepu. Sedangkan untuk Divreg Jawa Timur dilakukan di Taman Trembesi Madiun.
"Jumlah penerima bantuan seperti di KPH Banyumas Timur sebanyak 211 orang, KPH Semarang sebanyak 434, KPH Cepu sebanyak 355, KPH Ngawi 250, KPH Saradan 250, KPH Madiun 250, KPH Lawu Ds 250, KPH Bandung Selatan 500, dan KPH Garut 500 orang," tutur dia.
Ketua IIK-Perhutani Zuryati Simbolon Wahyu Kuncoro mengungkapkan, bantuan sosial tersebut merupakan wujud kepedulian IIK-Perhutani terhadap masyarakat sekitar hutan yang terdampak pandemi COVID-19.
“Ini wujud kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar hutan. Meskipun tidak seberapa, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi yang menerimanya. Mari kita semua berdoa agar pandemi ini segera berlalu dan kembali menjalani kehidupan normal seperti semula," ungkap Zuryati.
(awd)
Lihat Juga :