Polisi Sebut Pria yang Lompat di Jembatan Jatiwaringin Alami Depresi
Jum'at, 02 September 2022 - 20:05 WIB
loading...
Jenazah Septian Kaman Hadi Saputra (44), warga Jalan Setia, Jaticempaka, Bekasi, tengah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/9/2022). Foto: Dok Polisi
A
A
A
JAKARTA - Pria yang bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Jatiwaringin ke Tol Jakarta-Cikampek belakangan diketahui bernama Septian Kaman Hadi Saputra (44), warga Jalan Setia, Jaticempaka, Bekasi. Septian diduga depresi lantaran penyakit paru-paru yang dideritanya.
Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Moch Zein mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata, korban pada saat itu sedang menaiki kendaraan taksi online dari kediamannya menuju kantor pajak yang berada di Tebet. Baca juga: Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Nekat Lompat ke Tol Jakarta-Cikampek
"Korban pada saat itu minta turun di Flyover Jatiwaringin kemudian berjalan sekitar 15 meter menuju pagar flyover tiba-tiba terlihat saksi, korban menjatuhkan diri. Melihat kejadian tersebut saksi bingung dan berusaha menghubungi pihak yang order penumpang Gocar tersebut," katanya kepada MNC Portal Indonesia di lokasi, Jumat (2/9/2022).
Polisi juga menemukan sejumlah surat yang ada di dalam saku celananya. Diduga, korban mengalami depresi akibat sakit paru-paru yang dideritanya.
"Didapatkan sebuah amplop warna cokelat berisi surat-surat dari RS Haji Jakarta atas nama korban dan terdapat luka terbuka (sobek) di kepala bagian belakang," terangnya.
Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Moch Zein mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata, korban pada saat itu sedang menaiki kendaraan taksi online dari kediamannya menuju kantor pajak yang berada di Tebet. Baca juga: Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Nekat Lompat ke Tol Jakarta-Cikampek
"Korban pada saat itu minta turun di Flyover Jatiwaringin kemudian berjalan sekitar 15 meter menuju pagar flyover tiba-tiba terlihat saksi, korban menjatuhkan diri. Melihat kejadian tersebut saksi bingung dan berusaha menghubungi pihak yang order penumpang Gocar tersebut," katanya kepada MNC Portal Indonesia di lokasi, Jumat (2/9/2022).
Polisi juga menemukan sejumlah surat yang ada di dalam saku celananya. Diduga, korban mengalami depresi akibat sakit paru-paru yang dideritanya.
"Didapatkan sebuah amplop warna cokelat berisi surat-surat dari RS Haji Jakarta atas nama korban dan terdapat luka terbuka (sobek) di kepala bagian belakang," terangnya.
Lihat Juga :