Kebakaran 2 Pabrik di Jababeka Masih Proses Pendinginan, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Jum'at, 02 September 2022 - 16:27 WIB
loading...
Kebakaran melanda pabrik PT Eon Chemical dan PT Tunas Mitra di Kawasan Industri Jababeka Bl C/22, Jalan Jababeka 2, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Jumat (2/9/2022).Foto/MPI/Adi Suhardi
A
A
A
JAKARTA - Kebakaran yang melanda PT Eon Chemical dan PT Tunas Mitra, di Kawasan Industri Jababeka Bl C/22, Jalan Jababeka 2, Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi , nyaris memakan waktu 12 jam. Hingga kini proses pemadaman masih terus dilakukan pihak terkait.
"Masih dalam proses pendinginan. Soalnya masih ada api dikit-dikit, kalau kita berhenti memadamkan api, nyala lagi (apinya)," kata Heru Petugas Damkar saat di lokasi, Jumat (2/8/2022). Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, 2 Pabrik di Jababeka Terbakar
Hingga menjelang siang ini, kata Heru, api sudah berangsur padam. Namun masih berjibaku melakukan upaya pendinginan. Pasalnya runtuhan bangunan menyulitkan untuk memadamkan.
"Hingga memastikan tidak ada asap yang mengepul dan benar-benar kondisi api sudah padam. Kendala kita saat pemadaman api ada di sela-sela ke tutupan senk runtuhan atap pabrik jadi masih ada bara api,"ujarnya.
Heru menuturkan, sebanyak enam unit mobil dan barang berharga milik dua pabrik tersebut ludes di lalap si jago merah.
"Mobil terbakar enam unit, di antaranya milik PT EON, satu unit engkel dan satu unit forkliftmilik PT Tunas Mitra, tiga unit mobil engkel jenis boks, satu unit tronton jenis wings boks, satu unit mobil mini bus Avanza tinggal kerangka," tuturnya.
"Masih dalam proses pendinginan. Soalnya masih ada api dikit-dikit, kalau kita berhenti memadamkan api, nyala lagi (apinya)," kata Heru Petugas Damkar saat di lokasi, Jumat (2/8/2022). Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, 2 Pabrik di Jababeka Terbakar
Hingga menjelang siang ini, kata Heru, api sudah berangsur padam. Namun masih berjibaku melakukan upaya pendinginan. Pasalnya runtuhan bangunan menyulitkan untuk memadamkan.
"Hingga memastikan tidak ada asap yang mengepul dan benar-benar kondisi api sudah padam. Kendala kita saat pemadaman api ada di sela-sela ke tutupan senk runtuhan atap pabrik jadi masih ada bara api,"ujarnya.
Heru menuturkan, sebanyak enam unit mobil dan barang berharga milik dua pabrik tersebut ludes di lalap si jago merah.
"Mobil terbakar enam unit, di antaranya milik PT EON, satu unit engkel dan satu unit forkliftmilik PT Tunas Mitra, tiga unit mobil engkel jenis boks, satu unit tronton jenis wings boks, satu unit mobil mini bus Avanza tinggal kerangka," tuturnya.
Lihat Juga :