Kecelakaan Maut Tewaskan 7 Murid SD, RPA Perindo: Perlindungan Anak dan Perempuan Prioritas Utama
Jum'at, 02 September 2022 - 16:09 WIB
loading...
Ketua Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Jeanny Latumahina. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo prihatin atas insiden kecelakaan maut truk trailer yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (31/8/2022) lalu.Akibat kecelakaan itu, sebanyak 11 korban meninggal dunia, 7 di antaranya adalah murid Sekolah Dasar (SD) Kota Baru II dan III Bekasi Barat.
Ketua Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Jeanny Latumahina turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut, karena korban kecelakaan umumnya adalah murid SD.
”Sungguh sangat menyedihkan dan menyesalkan kejadian ini yang telah merenggut korban jiwa anak-anak kita. Jangan terulang lagi kejadian tragis pada anak-anak kita,” kata Jeanny, Jumat (2/9/2022). Baca juga: DPP Apresiasi Halalbihalal Relawan Perempuan dan Anak Perindo
Berdasarkan informasi dari kepolisian, peristiwa tersebut terjadi akibat truk trailer mengalami oleng. Meski demikian, kata Jeanny, kejadian itu perlu didalami lagi, karena banyak hal yang membuat truk trailer mengalami oleng.
”Pertama adalah dalam kecepatan tinggi lalu rem mendadak. Demikian juga bisa terjadi diakibatkan muatan yang berlebihan. Untuk hal ini perlu pendalaman penyidikan kepolisian,” jelasnya.
Selain itu, RPA Perindo menyoroti tidak tersedianya rambu-rambu keselamatan pengguna jalan atau peringatan untuk berhati-hati bagi kendaraan pribadi dan truk bermuatan berat ketika melintasi jalan di depan sekolah tersebut.
Ketua Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Jeanny Latumahina turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut, karena korban kecelakaan umumnya adalah murid SD.
”Sungguh sangat menyedihkan dan menyesalkan kejadian ini yang telah merenggut korban jiwa anak-anak kita. Jangan terulang lagi kejadian tragis pada anak-anak kita,” kata Jeanny, Jumat (2/9/2022). Baca juga: DPP Apresiasi Halalbihalal Relawan Perempuan dan Anak Perindo
Berdasarkan informasi dari kepolisian, peristiwa tersebut terjadi akibat truk trailer mengalami oleng. Meski demikian, kata Jeanny, kejadian itu perlu didalami lagi, karena banyak hal yang membuat truk trailer mengalami oleng.
”Pertama adalah dalam kecepatan tinggi lalu rem mendadak. Demikian juga bisa terjadi diakibatkan muatan yang berlebihan. Untuk hal ini perlu pendalaman penyidikan kepolisian,” jelasnya.
Selain itu, RPA Perindo menyoroti tidak tersedianya rambu-rambu keselamatan pengguna jalan atau peringatan untuk berhati-hati bagi kendaraan pribadi dan truk bermuatan berat ketika melintasi jalan di depan sekolah tersebut.
Lihat Juga :