Pemprov Sulsel Andalkan Barru Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:05 WIB
loading...
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulsel, Muh Firda, berdiskusi dengan Bupati Barru, Suardi Saleh, terkait KEK Barru. Foto/SINDOnews/M Subhan
A
A
A
BARRU - Kabupaten Barru dijadikan sebagai salah satu daerah andalan Sulsel untuk pertumbuhan ekonomi. Toh, daerah yang dipimpin Suardi Saleh ini memiliki infrastruktur dan potensi yang sangat memadai. Hal itu menjadi pembahasan dalam Rapat Kordinasi Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) antara Pemkab Barru dan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di rumah jabatan bupati, Rabu (01/07/2020).
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulsel, Muh Firda, menuturkan sesuai hasil pertemuan dan peninjauan di lapangan, pihaknya sangat optimistis mendorong Barru sebagai KEK. "Pemprov sangat ingin mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini, karena sudah banyak infrastruktur yang telah terbangun (di Barru),” kata Firda yang memimpin pertemuan itu dengan Bupati Barru, Suardi Saleh.
Pihaknya juga mengaku takjub dengan kawasan Pelabuhan Garongkong yang bisa terus dikembangkan dalam menunjang Kawasan Ekonomi Khusus. Apalagi memiliki lahan yang cukup luas. "Melihat kawasan Garongkong sebagai potensi pengembangan baru. Dan kalau dilihat dari akses yang tersedia, maka potensi kawasan ini sangat besar,” tuturnya yang didampingi sejumlah anggota TGUPP.
Berdasarkan pantauan, usai rapat dengan Pemkab Barru, Muh Firda bersama Ketua TGUPP, Prof Syamsu Alam, serta sejumlah kepala dinas di lingkup Pemprov Sulsel, langsung melakukan kunjungan atau peninjauan ke kawasan Garongkong.
Baca Juga: Kabupaten Barru Bersiap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Sulsel
Sementara itu, Bupati Barru Suardi Saleh, memaparkan mengenai kesiapan daerahnya menjadi kawasan ekonomi khusus. Suardi Saleh mengurai tentang master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2025 yang merupakan pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan nasional, serta dilalui jalur jalan nasional dan rel KA Trans Sulawesi.
"Kawasan Emas Kabupaten Barru berada pada ALKI II. Berpeluang untuk memperkuat konektivitas nasional dan tol laut nusantara dengan luas areal pengembangan + 3.097,42 Ha. Meliputi dua kelurahan dan tiga desa, yaitu Kelurahan Sepe'E, Kelurahan Mangempang, Desa Siawung, Desa Madello dan Binuang,” paparnya.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulsel, Muh Firda, menuturkan sesuai hasil pertemuan dan peninjauan di lapangan, pihaknya sangat optimistis mendorong Barru sebagai KEK. "Pemprov sangat ingin mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini, karena sudah banyak infrastruktur yang telah terbangun (di Barru),” kata Firda yang memimpin pertemuan itu dengan Bupati Barru, Suardi Saleh.
Pihaknya juga mengaku takjub dengan kawasan Pelabuhan Garongkong yang bisa terus dikembangkan dalam menunjang Kawasan Ekonomi Khusus. Apalagi memiliki lahan yang cukup luas. "Melihat kawasan Garongkong sebagai potensi pengembangan baru. Dan kalau dilihat dari akses yang tersedia, maka potensi kawasan ini sangat besar,” tuturnya yang didampingi sejumlah anggota TGUPP.
Berdasarkan pantauan, usai rapat dengan Pemkab Barru, Muh Firda bersama Ketua TGUPP, Prof Syamsu Alam, serta sejumlah kepala dinas di lingkup Pemprov Sulsel, langsung melakukan kunjungan atau peninjauan ke kawasan Garongkong.
Baca Juga: Kabupaten Barru Bersiap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Sulsel
Sementara itu, Bupati Barru Suardi Saleh, memaparkan mengenai kesiapan daerahnya menjadi kawasan ekonomi khusus. Suardi Saleh mengurai tentang master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2025 yang merupakan pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan nasional, serta dilalui jalur jalan nasional dan rel KA Trans Sulawesi.
"Kawasan Emas Kabupaten Barru berada pada ALKI II. Berpeluang untuk memperkuat konektivitas nasional dan tol laut nusantara dengan luas areal pengembangan + 3.097,42 Ha. Meliputi dua kelurahan dan tiga desa, yaitu Kelurahan Sepe'E, Kelurahan Mangempang, Desa Siawung, Desa Madello dan Binuang,” paparnya.
Lihat Juga :