Dishub DKI Tak Minta Tambahan Subsidi Tarif Integrasi 3 Moda Transportasi Massal
Rabu, 31 Agustus 2022 - 12:32 WIB
loading...
Tiga transportasi massal Jakarta, Transjakarta,MRT, dan LRT. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui Dinas Perhubungan ( Dishub ) tidak akan mengajukan tambahan subsidi ke DPRD DKI soal tarif integrasi tiga moda transportasi massal Jakarta, yakni Transjakarta, MRT, dan LRT. Sebab, sudah cukup dibiayai menggunakan anggaran Public Service Obligationatau PSO.
"Mencermati besaran subsidi saat ini, itu tidak akan ada penambahan subsidi (tarif integrasi)," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/8/2022). Baca juga: Tarif Integrasi, DKI Perbarui Sistem Tiket Layanan Transjakarta
Syafrin menambahkan, untuk tahun pertama ini dan tahun kedua 2023, Dishub DKI memastikan tidak mengajukan tambahan subsidi. Namun, ia tidak merinci proyeksi peningkatan besaran subsidi yang timbul setelah pemberlakuan tarif integrasi yang saat ini memasuki masa uji coba selama enam bulan sejak Juni hingga Desember 2022.
"Tahun pertama dan kemudian tahun depan sudah dihitung. Saat ini kami terus lakukan simulasi," ujarnya.
Syafrin menjelaskan besaran subsidi untuk tiga moda transportasi massal Jakarta pada 2019 mencapai Rp14 miliar. Kemudian pada 2020 mencapai Rp4 miliar dan 2021 mencapai Rp6 miliar.
"Mencermati besaran subsidi saat ini, itu tidak akan ada penambahan subsidi (tarif integrasi)," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/8/2022). Baca juga: Tarif Integrasi, DKI Perbarui Sistem Tiket Layanan Transjakarta
Syafrin menambahkan, untuk tahun pertama ini dan tahun kedua 2023, Dishub DKI memastikan tidak mengajukan tambahan subsidi. Namun, ia tidak merinci proyeksi peningkatan besaran subsidi yang timbul setelah pemberlakuan tarif integrasi yang saat ini memasuki masa uji coba selama enam bulan sejak Juni hingga Desember 2022.
"Tahun pertama dan kemudian tahun depan sudah dihitung. Saat ini kami terus lakukan simulasi," ujarnya.
Syafrin menjelaskan besaran subsidi untuk tiga moda transportasi massal Jakarta pada 2019 mencapai Rp14 miliar. Kemudian pada 2020 mencapai Rp4 miliar dan 2021 mencapai Rp6 miliar.
Lihat Juga :