Kementan Dorong Pengembangan Komoditas Pisang Gapi Gorontalo

Selasa, 30 Agustus 2022 - 22:03 WIB
loading...
Kementan Dorong Pengembangan...
Pelatihan Kapasitas Staf Pemerintah tentang Standar Operating Procedure-Good Agricultural Practices (SOP-GAP) Komoditi Pisang Gapi. (Ist)
A A A
GORONTALO - Pisang Gapi merupakan salah satu komoditas prospektif di Kabupaten Gorontalo. Pemerintah setempat bersama Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini terus berupaya mendongkrak produktivitas para petani.

Salah satu yang tengah dimasifkan adalah program The Development Integrated Farming System at Upland Areas (Upland Project). Upland tidak lain program untuk membantu petani dalam mengembangkan pertanian di dataran tinggi (upland areas).

Pekan lalu, digelar kegiatan Pelatihan Kapasitas Staf Pemerintah tentang Standar Operating Procedure-Good Agricultural Practices (SOP-GAP) Komoditi Pisang Gapi. Giat berlangsung di Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Fokusnya tentang standar operasional prosedur, praktik pertanian, komiditi pisang gapi, merupakan program sistem pertanian terpadu di daerah dataran tinggi.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo yang notabene didapuk sebagai pembicara mengatakan, pertanian dataran tinggi yang sangat potensial menjadi lokasi budidaya dan pengembangan pisang gapi.

"Pemda Kabupaten Gorontalo telah menetapkan Desa Dulamayo Selatan (Kecamatan Telaga dan Desa Toyidito) di Kecamatan Pulubala menjadi lokasi penanaman pisang gapi,"ujar Nelson melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/8).

Nelson menambahkan jika dua desa di Kabupaten Gorontalo tersebut kedepannya akan menjadi proyek percontohan pengembangan pisang gapi.

Sementara itu, Manager District Projeck Implementation Unit (DPIU) Upland, Sofyan Husin menjelaskan, pelatihan yang digelar bertujuan untuk memberikan penguatan kapasitas staf pemerintah penerima bantuan dalam menjalankan program sesuai prosedur. Mulai dari proses administrasi hingga pendampingan kepada petani.

Program itu juga bekerja sama dengan dinas pertanian provinsi, perguruan tinggi dan LSM yang bergerak di bidang pertanian. “Pemkab Gorontalo, mendapatkan loan agreement dari International Fund for Agricultural Development (IFAD) dan Islamic Development Bank (IsDB)," kata Manager (DPIU) Upland, Sofyan Husin.

Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian atau International Fund for Agricultural Development (IFAD) dan Bank Pembagunan Islam atau Islamic Development Bank (IsDB) dikucurkan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan pertanian di dataran tinggi (upland areas).

Proyek Upland mempunyai beberapa tujuan. Salah satunya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani melalui pengembangan infrastruktur lahan dan air, pengembangan sistem agribisnis dan penguatan sistem kelembagaan. Agar petani menjadi mandiri dan memiliki posisi tawar yang lebih baik, serta pengembangan pasar untuk komoditas pertanian baik domestik maupun ekspor, sambung Sofyan.

Baca: Gelombang Tinggi Hantam Pesisir Selatan Kebumen, Ratusan Warung Hancur.

Direktur Irigasi Pertanian, Ditjen-PSP Kementan RI Rahmanto menyatakan, program Upland sangat baik untuk meningkatkan ekonomi petani. Terlebih dilakukan dengan model pengembangan pertanian terpadu dan terintegritas. Serta mengutamakan aspek ramah lingkungan. Selain itu, program ini membuka kesempatan petani di pelosok desa agar lebih maju dan mandiri.

“Upland Project ini untuk meningkatkan produktivitas dan komoditas perkebunan di bidang tanaman hortikultura,” ucap Rahmanto saat memberikan materi secara daring.

Program yang menggunakan dana hibah luar negeri ini, diharapkan bisa meningkatkan kapasitas keilmuan para petani seiring dengan peningkatan pendapatan mereka. Selain itu, dengan meningkatkan kapasitas petani, program ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi produk-produk hasil pertanian, pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Prabowo Tinjau Kampung...
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Gempa Magnitudo 5,2...
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pohuwato Gorontalo Sore Ini
Sebut Ada 3 Proyek Besar,...
Sebut Ada 3 Proyek Besar, Rachmat Gobel Optimistis Gorontalo Bakal Maju
Transformasi Pembelajaran...
Transformasi Pembelajaran Digital, 40 Sekolah di Gorontalo Gunakan MLS Timedoor Academy
Usai dari Miangas, Prabowo...
Usai dari Miangas, Prabowo Sambangi Gorontalo Tinjau Kondisi Pesisir
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Rekomendasi
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved