Profil Timur Pradopo, Mantan Kapolda Metro Jaya yang Raih Jenderal Bintang 4 Dalam 18 Hari

Selasa, 30 Agustus 2022 - 15:49 WIB
loading...
Profil Timur Pradopo,...
Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo Timur Pradopo tergolong memiliki rekam jejak karier yang cukup unik. Ia menerima kenaikan pangkat yang cukup kilat. Foto: MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo merupakan mantan Kapolda Metro Jaya yang memiliki karier mentereng. Timur Pradopo hanya empat bulan jadi Kapolda Metro Jaya, lalu mendapatkan promosi jenderal bintang 4 hingga akhirnya jabat Kapolri.

Timur Pradopo tergolong memiliki rekam jejak karier yang cukup unik. Ia menerima kenaikan pangkat yang cukup kilat. Bahkan lulusan Akpol 1978 ini mampu menempati tiga jabatan dengan waktu berdekatan, yaitu sebagai Kapolda Metro Jaya, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, dan Kapolri.

Dalam waktu 18 hari Timur Pradopo berhasil naik dua tingkat dan dua bintang. Timur Pradopo naik pangkat dari Irjen menjadi Komjen pada 4 Oktober 2010. Lalu jenderal bintang empat pada 22 Oktober 2010.

Baca juga: Profil Jenderal Polisi Dibyo Widodo, Mantan Kapolda Metro Jaya yang Punya 4 Brevet Polisi dan TNI

Timur Pradopo menjabat Kapolda Metro Jaya pada tangga 22 Juni - 7 Oktober 2010. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Daruri kemudian melantik Timur Pradopo menjadi Kabaharkam Polri. Bintang di pundaknya pun langsung berubah dari 2 menjadi 3 atau Komisaris Jenderal (Komjen).

Tapi, Timur Pradopo hanya menjabat Kabaharkam Polri dari 7– 22 Oktober 2010. Kala itu Timur Pradopo dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi calon Kapolri setelah terjadi jalan buntu pencalonan Komjen Pol Nanan Soekarna (Irwasum Polri) dan Komjen Pol Imam Sudjarwo (Kalemdiklat Polri).

Pengajuan Timur Pradopo menjadi jalan keluar dari deadlock bursa calon Kapolri yang bergulir hampir satu bulan pada 2010 silam. Pada 19 Oktober 2010, Timur Pradopo disahkan sebagai Kapolri dalam Sidang Paripurna DPR. Timur Pradopo kemudian dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun.

Timur Pradopo dilantik menjadi Kapolri pada 22 Oktober 2010 oleh Presiden SBY di Istana Negara. Timur Pradopo menjabat Kapolri hingga 25 Oktober 2013. Ia lalu pensiun pada 1 Februari 2014.

Baca juga: Profil Irjen Purn Untung S Radjab, Mantan Kapolda Metro Jaya yang Punya Gelar Doktor

Timur Pradopo lahir di Jombang, Jawa Timur pada 10 Januari 1956. Ia merupakan suami dari Irianti Sari Andayani dan ayah bagi Moh Bimo Aryo Seto dan Dhea Istigfarina Miranti.

Timur Pradopo menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Staf Administrasi dan Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (2001), Sekolah Staf Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (1996), Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (1989) dan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1978).

Sebelum pensiun, Timur Pradopo sudah malang melintang di kepolisian dengan berbagai jabatan strategis. Ia pernah menduduki jabatan Wakapolres Tangerang, Kabag Jianmas Lantas Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Barat (1997-1999), Kapolres Metro Jakarta Pusat (1999-2000), Kepala Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Kepolisian Daerah (Kapuskodal Ops Polda) Jawa Barat (2000).

Kemudian, menjabat Kepala Satuan dan Kemahasiswaan Pendidikan dan Pelatihan Akademi Kepolisian (2002), Inspektur Pengawas Daerah Polda Bali (2004-2005), Kapolres Banten (2005-2008), Kepala Balai Diklat Polri Perwira (2008), Kapolda Jawa Barat (2008-2010), Kapolda Metro Jaya (2010), Kabid Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (2010), dan Kapolri (2010-2013).

Timur Pradopo memulai karier sebagai Perwira Samapta Poltabes Semarang, Perwira Operasi Satuan Lalu Lintas Semarang, Kepala Seksi Operasi Poltabes Semarang, Kapolsekta Semarang Timur, Kabag Lantas Polwil Kedu, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, dan Kapolsek Metro Sawah Besar.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Profil Jenderal Bintang...
Profil Jenderal Bintang 3 Polri, Salah Satunya The Next Kapolri?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved