3 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Kemiri Ditutup 3 Hari
Rabu, 01 Juli 2020 - 11:59 WIB
loading...
Anggota Satpol PP tengah menjaga Pasar Kemiri, Jakarta Barat, yang ditutup pemerintah setempat akibat 3 pedagangnya positif Covid-19. Foto: Yan Yusuf/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat resmi menutup pasar rakyat, Pasar Kemiri, Rabu (1/7/2020). Penutupan itu merupakan buntut dari dua orang yang terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19.
Lurah Kembangan Utara, Rudi Hariyanto menerangkan penutupan itu dilakukan setelah pihaknya menemukan satu pedagang yang positif setelah swab test dilakukan di kawasan itu.
"Dan kenapa ada swab, karena sebelumnya ada pedagang yang positif. Jadi ada dua pedagang yang positif," kata Rudi dikonfirmasi. (Baca juga: Belasan Buruh di Bekasi Jadi Klaster Baru Covid-19 )
Kini dua pedagang yang diketahui berjualan ikan itu telah diisolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. (Baca juga: 5 Pedagang Pasar Sunter Podomoro Reaktif COVID-19 )
Rudi melanjutkan, pihaknya sengaja menutup, lantaran ingin memutus cluster baru Covid-19 di pasar itu. Pihaknya menutup pasar untuk melakukan penyemprotan disinfektan dalam tiga hari kedepan. "Insya Allah hari sabtu bisa berdagang kembali," tuturnya.
Lurah Kembangan Utara, Rudi Hariyanto menerangkan penutupan itu dilakukan setelah pihaknya menemukan satu pedagang yang positif setelah swab test dilakukan di kawasan itu.
"Dan kenapa ada swab, karena sebelumnya ada pedagang yang positif. Jadi ada dua pedagang yang positif," kata Rudi dikonfirmasi. (Baca juga: Belasan Buruh di Bekasi Jadi Klaster Baru Covid-19 )
Kini dua pedagang yang diketahui berjualan ikan itu telah diisolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. (Baca juga: 5 Pedagang Pasar Sunter Podomoro Reaktif COVID-19 )
Rudi melanjutkan, pihaknya sengaja menutup, lantaran ingin memutus cluster baru Covid-19 di pasar itu. Pihaknya menutup pasar untuk melakukan penyemprotan disinfektan dalam tiga hari kedepan. "Insya Allah hari sabtu bisa berdagang kembali," tuturnya.
Lihat Juga :