Delapan Kecamatan di Sumba Timur Cemaskan Serangan Hama Belalang Kembara

Rabu, 01 Juli 2020 - 11:13 WIB
loading...
Delapan Kecamatan di...
Delapan Kecamatan di Sumba Timur Cemaskan Serangan Hama Belalang Kembara. Foto/SINDOnews/Dionisius UAL
A A A
SUMBA TIMUR - Pemkab Sumba Timur melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura setempat membenarkan terjadinya serangan dan ancaman hama belalang kembara.

Belalang yang miliki nama ilmiah Locusta Migratoria itu dilaporkan warga mulai nampak menyebar dan terus menebar ancaman di delapan kecamatan.

“Hingga kini ada delapan kecamatan yang melaporkan adanya serangan hama belalang. Memang pada umumnya masih menyebar koloninya pada padang sabana, dan belum sampai merusak lahan pertanian dan tanaman pangan milik warga. Namun, tetap saja mencemaskan warga karena populasi dan juga penyebarannya tergolong cepat,” ungkap Oktavianus Mbaku Muku, Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Sumba Timur, Rabu (01/07/2020) siang lalu.

Jika beberapa pekan lalu, kata Oktavianus, belalang kembara masih berada di seputaran Kecamatan Pandawai dan Kambera, kini belalang kembara bahkan telah mulai memasuki Kecamatan Kota Waingapu.

“Yang terbaru dan baru saja tadi tim kami ke lokasi, adanya serangan hama belalang pada persawahan warga di Desa Kotak Kawau, Kecamatan Kahaungu Eti, dan lahan sayuran organik di daerah Mbatakapidu, Kecamatan Kota. Kami terima laporannya dan kami turunkan tim untuk melakukan pengendalian," tandas Oktavianus.

Mariana A. Praing, Kabid Tanaman Pangan & Holtikultura menyampaikan, serangan hama belalang cukup tinggi dan masif.

“Hingga kini terdata ada sebanyak seribu tiga ratus spot atau titik yang terdata ditemukan adanya koloni balalang kembara. Jadi setiap hari tim brigade pengendali belalang bekerja turun ke lokasi - lokasi yang dilaporkan,” jelasnya.

Terpantau di Mbatakapidu, Rabu (01/07/2020) jelang siang, belalang kembara dalam koloni besar masih menunjukan eksistensinya.

Selain membabat habis tanaman jagung dan sayuran warga, belalang yang masih belum miliki sayap itu, juga dengan cepat melompat dan merayap cepat begitu hendak didekati. (Baca juga: 105 TKA China Lolos Dari Hadangan Massa di Bandara Haluoleo)

Belalang Kembara ini selain miliki tampilan berbeda dengan belalang kebanyakan, juga merupakan belalang kanibal, yakni akan memakan ‘rekannya’ yang sekarat dan juga mati.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Waka BRIN Sebut Pentingnya...
Waka BRIN Sebut Pentingnya Kesetaraan Peradaban Nusantara dengan China
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved