Kota Tua Terus Dipercantik, Anies: Jadikan Magnet bagi Wisatawan Dunia

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 08:11 WIB
loading...
Kota Tua Terus Dipercantik,...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk merubah pola pikir, dengan membayangkan kawasan Kota Tua sebagai destinasi wisata dunia. Foto: MPI/Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk merubah pola pikir, dengan membayangkan kawasan Kota Tua sebagai destinasi wisata dunia. Kota Tua saat ini tengah dipercantik agar lebih menarik untuk dikunjungi.

"Tidak jauh dari sini ada kawasan pantai ini adalah keunikan yang tidak muncul di tempat lain. Jadi saya berpesan bagi kita semua, dijaga terus ini," kata Anies saat meninjau progres revitalisasi pedestrian atau trotoar kawasan Kota Tua sekaligus membuka Festival Batavia Kota Tua yang berlangsung hingga 28 Agustus, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Cek Revitalisasi Trotoar Kota Tua Naik Mobil Golf, Anies Jadi Rebutan Warga untuk Berswafoto

"Jangan membayangkan Kota Tua menjadi sekadar tujuan wisata domestik Indonesia. Bayangkan ini menjadi salah satu tujuan kedatangan orang ke sini dari seluruh penjuru dunia. To see, to do, to observe, to buy, to learn, kira-kira begitu di tempat ini," lanjut Anies.

Anies ingin wisatawan asing dari berbagai dunia datang untuk melihat, datang untuk berkegiatan, datang untuk belajar, termasuk datang untuk berekonomi di kawasan Kota Tua.

Anies beraharap pola pikir saat ini tidak hanya Kota Tua menarik di Indonesia, melainkan menarik di dunia.

Baca juga: Festival Batavia Kota Tua Berlangsung Tiga Hari, Ada Apa Saja?

"Jadi kami berharap sekali posisioningnya bukan sekadar Kota Tua yang menarik di Indonesia, tapi Kota Tua yang menarik di dunia," harapnya.

Saat ini Pemprov DKI melalui sejumlah stakeholder terus bersolek mempercantik kawasan Kota Tua. Salah satunya merevitalisasi jalur pedestrian atau trotoar hingga menerapkan zona rendah emisi.

Anies berpesan agar kampung-kampung tua di sekitar Kota Tua tidak dihilangkan, melainkan harus dijaga. Salah satu kampung tua yang masih bertahan yakni Kampung Kunir.

"Harus diingat, di sini tidak hanya bangunan bersejarah, di sini juga ada kampung-kampung tua dan kampung-kampung tua ini jangan dihilangkan. Kampung-kampung tua ini harus dirawat, dikembangkan karena itu bagian dari sejarah perjalanan bangsa kita," kata Anies.

Anies ingin warga Kampung Kunir yang menjadi saksi hidup perkembangan Kota Tua, tetap menjadi ekosistem. "Sebagian warganya ada di sini nih, Kampung Kunir ada di sini, ini saksi-saksinya. Mereka harus tetap hidup di kawasan ini dan menjadi bagian dari ekosistem Kota Tua," ucap Anies.

Lebih lanjut, Anies berpesan kepada seluruh stakeholder yang masih memiliki jabatan di Jakarta agar menjaga kawasan Kota Tua yang telah tertata rapih. Diketahui masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI tersisa kurang lebih dua bulan lagi.

"Ini adalah awalan kawasan ini, tapi keseluruhan kawasan ada sekitar 600 hektare. Jadi saya ingin berpesan kepada semua yang masih panjang tugasnya di Jakarta, baik itu BUMN, baik itu unsur TNI, baik itu Pemprov DKI Jakarta yang masa tugasnya masih banyak, tolong dijaga proses ini berjalan terus sehingga sekitar 600 hektare ini nantinya bisa tertata dengan baik," harap Anies.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Rekomendasi
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
10 Kota Terkotor di...
10 Kota Terkotor di Dunia 2024, Enam di Antaranya di India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved