Hewan Mati Akibat Wabah PMK Dapat Kompensasi, Satu Peternak Maksimal Lima Ekor

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 17:55 WIB
loading...
Hewan Mati Akibat Wabah...
Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih melakukan pendataan ke peternak yang akan diajukan untuk mendapatkan bantuan kompensasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dari pemerintah pusat. MPI/Adi
A A A
BANDUNG BARAT - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih melakukan pendataan ke peternak yang akan diajukan untuk mendapatkan bantuan kompensasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dari pemerintah pusat.

Mereka adalah peternak yang sapinya mati karena PMK baik hewan ternak sapi ataupun domba. Namun berdasarkan data, hewan yang mati lebih didominasi oleh jenis sapi perah dan kebanyakan berada di wilayah Lembang, Parongpong, Cisarua.

"Kami masih melakukan sosialisasi dan pendataan, karena ketentuan dari pusat satu peternak maksimal hanya bisa mengklaimkan lima ekor ternaknya yang mati," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), KBB, Wiwin Aprianti, Jumat (26/8/2022).

Dia mengatakan, bantuan yang disiapkan pemerintah pusat untuk sapi sebesar Rp10 juta/ekor dan domba Rp1,5 juta. Nantinya akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu untuk memastikan bantuan bisa tepat sasaran. Sedangkan bantuan akan langsung masuk ke rekening peternak dengan cara ditransfer.

Berdasarkan kuota, jumlah ternak yang akan diajukan sebanyak 1.209 ekor dari KBB. Sementara akibat wabah PMK yang melanda KBB selama dua bulan terakhir tercatat ada sebanyak 2.279 ekor sapi mati. Kebanyakan adalah jenis sapi perah yang berada di kawasan peternakan di wilayah Bandung utara.

Baca: Memalukan, Anggota DPRD Palembang yang Pukuli Wanita di SPBU Gunakan Pelat Bintang 3 Palsu.

Untuk saat ini kasus PMK di KBB sudah nol kasus, karena tidak ada lagi hewan yang terpapar. Kendati begitu, pihaknya masih tetap memberikan vaksinasi pada hewan ternak. Jumlah hewan yang sudah divaksinasi tahap satu di KBB ada sebanyak 10.1675 ekor.

"Yang kita vaksin itu 50%-nya dari populasi karena sisanya sudah tertular. Insya Allah vaksinasi tahap dua bakal dilaksanakan Januari tahun depan," ucapnya.

Baca Juga: Aceh Timur Gempar! Anggota Polisi Tewas Bersimbah Darah dengan Luka Tembak di Kepala.

Secara keseluruhan jumlah hewan yang terpapar PMK di KBB mencapai 44.367 ekor. Kasus PMK di KBB pertama kali terdeteksi pada 21 Mei 2022 dan dalam waktu dua bulan menyebar di 15 kecamatan. Kerugian akibat wabah PMK ini bagi peternak mencapai kurang lebih Rp30 miliar akibat hewan mati dan menurunnya produksi susu.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
PB IKA PMII Terima Bantuan...
PB IKA PMII Terima Bantuan Sapi Presiden, Salurkan 5.000 Paket Daging Ramah Lingkungan
Partai Perindo Sultra...
Partai Perindo Sultra Kurban 5 Sapi, Ferry Irawan: Bentuk Kepedulian kepada Masyarakat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Istana soal Polemik...
Istana soal Polemik 1.098 Sapi Kurban Presiden: Bantuan Pemerintah ke Masyarakat
Rekomendasi
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
Mengenal Lima Jenis...
Mengenal Lima Jenis Turbulensi yang Dapat Dialami Pesawat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved