Percepat Pembangunan Tanah Papua, Pemerintah Libatkan PGGP

Kamis, 25 Agustus 2022 - 08:59 WIB
loading...
Percepat Pembangunan...
Setwapres bersama PGGP dan kementerian/lembaga, Pemda Papua dan Papua Barat menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan di Tanah Papua, Kamis (25/8/2022). Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Pemerintah melibatkan Persekutuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP) di Provinsi Papua dan Papua Barat dalam upaya mendorong percepatan pembangunan Tanah Papua.

PGGP telah menyerahkan sejumlah rekomendasi pembangunan Papua saat pertemuan dengan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin pada 20 April 2022 lalu di Jakarta.

Baca juga: Pemuda Papua Gelar Diskusi, Ketum PGGP: Pembangunan Harus Berlangsung dalam Kasih, Bukan Kekerasan

Rekomendasi itu ditindaklanjuti Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) dengan menggelar rapat koordinasi bersama PGGP dan kementerian/lembaga terkait, Pemda Papua dan Papua Barat membahas percepatan pembangunan kesejahteraan di Tanah Papua, Kamis (25/8/2022).

Koordinasi ini diselenggarakan menindaklanjuti arahan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin untuk melibatkan gereja-gereja Papua dalam upaya mengakselerasi percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.

“Berangkat dari hasil sinkronisasi rekomendasi gereja di Papua dengan Renaksi Inpres 9 tahun 2022, baik pihak gereja maupun kementerian/lembaga terkait perlu sama-sama mempelajari dokumen tersebut sehingga kedepannya kemitraan ini dapat direalisasikan," kata Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Setwapres, Suprayoga Hadi saat rapat koordinasi di Aula Gedung Keuangan Negara di Kota Jayapura, Papua.
.

Sementara itu, staf khusus Wapres, Masykuri Abdillah mengungkapkan bahwa pelibatan lembaga gereja di Papua dan Papua Barat ini merupakan aspirasi dari tokoh gereja Papua yang disampaikan langsung kepada Wapres.

Baca juga: Wapres: Rancangan Induk Percepatan Pembangunan Papua Masuk Tahap Akhir Harmonisasi

"Rekomendasi yang disampaikan oleh PGGP secara umum telah sejalan dengan arah program pemerintah pusat sebagaimana mengacu pada Renaksi Inpres 9/2022. Kedepannya, kemitraan ini diharap dapat terus berlanjut dengan adanya kantor perwakilan dari Setwapres RI beserta beberapa kementerian dan lembaga di Jayapura," ujarnya saat memimpin rapat koordinasi.

Sedangkan Ketua Umum PGGP Provinsi Papua, Pdt Hiskia Rollo menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan Setwapres dan Kementerian/Lembaga untuk bertemu dengan PGGP.

Dia menyebut gereja membangun umat pada tataran akar rumput. Di seluruh Tanah Papua, gereja yang pertama-tama membuka jalur, membangun sekolah, perekonomian umat dan kesehatan, barulah kemudian pemerintah masuk.

"Oleh karenanya, pak Wapres perlu melibatkan pendeta-pendeta di Papua untuk mengakselerasi percepatan pembangunan di Papua," ucapnya.

Dia menjelaskan, puluhan Sinode di Papua dan Papua Barat telah bersepakat kemudian menyerahkan aspirasi umat kepada Wapres KH Ma'ruf Amin yang juga selaku koordinator Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat.

"Kami selalu berdoa agar pertemuan dan rekomendasi yang kita telah sampaikan hari ini bisa ditindak lanjuti dalam program-program yang membawa damai bagi Papua," sambungnya.

Ketua DPR Papua, sekaligus Ketua Papua Christian Center (PCC), Jhony Banua Rouw menyampaikan apresiasi. Dia menyatakan perkembangan kemitraan ini sangat cepat dan signifikan direalisasi. Padahal baru 5 bulan audiensi dengan Wapres dilaksanakan.



Hal ini sesuai dengan mandat dan tanggung jawab Wapres RI sebagai koordinator percepatan pembangunan pembangunan di Papua.

“Kedepannya, niat baik dari pemerintah pusat ini perlu dikomunikasikan secara lebih sinkron dengan gereja di Papua. Harus disamakan persepsi dan perlu ada penyesuaian berbagai standar nasional untuk program yang akan dilaksanakan di Papua,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved