PKK Kecamatan dan Desa di Luwu Timur Diminta Kolaborasi dengan Perpustakaan
Rabu, 24 Agustus 2022 - 19:39 WIB
loading...
Ketua TP PKK Luwu Timur, Sufriaty. Foto: Humas Pemkab Luwu Timur
A
A
A
LUWU TIMUR - Ketua TP PKK Luwu Timur, Sufriaty mengajak PKK Kecamatan dan Desa untuk berkolaborasi dengan perpustakaan desa. Kolaborasi itu untuk membagikan informasi kegiatan dan literatur yang dapat digunakan dan dimanfaatkan sesuai potensi masyarakat di wilayahnya.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua TP PKK, Sufriaty saat menjadi narasumber pada Talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat,Selasa (23/8/2022). Kegiatan dilaksanakan secara daring via Zoom dan Live Streaming Youtube dari Gedung Simpurusiang, Malili.
Baca juga:Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun Kian Digencarkan di Lutim
Menurut Sufriaty, salah satu konsentrasi isu global dalam pendidikan literasi adalah tercapainya tujuan membekali anak usia dini dengan literasi.
Sehingga, kata Sufriaty, di masa dewasa dapat dijadikan bekal untuk berpartisipasi dalam masyarakat melalui pengalaman nyata.
"Untuk mencapai tujuan tersebut, keluarga sebagai salah satu pilar pendukung sedapat mungkin menjadi sarana yang kondusif untuk menumbuhkembangkan literasi pada anak-anak," kata Sufriaty.
Baca juga:Produk UMKM dan IKM Luwu Timur Didorong Ikut Expo 2022
Sufriaty melanjutkan, peran Bunda Literasi dalam meningkatkan minat baca anak dan masyarakat di lingkungan keluarga dengan membiasakan anggota keluarga khususnya anak-anak bermain dan rekreasi melalui sumber bacaan yang disediakan di rumah, serta mengenalkan lingkungan literasi yang mengeduksi.
"Saya sebagai Ketua TP PKK Lutim mengajak ketua TP PKK kecamatan dan desa untuk berkolaborasi dengan perpustakaan desa membagikan informasi terkait kegiatan dan literatur yang dapat digunakan dan dimanfaatkan sesuai potensi masyarakat di wilayahnya," ajak Bunda Literasi Luwu Timur ini.
Baca juga:Dinas Perdagangan Luwu Timur Surati Pengelola SPBU
Sufriaty dalam hal ini berharap semoga eksistensi sebagai Ketua TP PKK, Bunda Paud dan juga Bunda Literasi dapat meningkatkan tumbuh kembang anak dan masyarakat dengan membaca.
"Sehingga melalui gerakan literasi berbasis keluarga dapat meningkatkan IPM pemerintah daerah bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah sebagai leading sektor," tutup Sufriaty.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua TP PKK, Sufriaty saat menjadi narasumber pada Talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat,Selasa (23/8/2022). Kegiatan dilaksanakan secara daring via Zoom dan Live Streaming Youtube dari Gedung Simpurusiang, Malili.
Baca juga:Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun Kian Digencarkan di Lutim
Menurut Sufriaty, salah satu konsentrasi isu global dalam pendidikan literasi adalah tercapainya tujuan membekali anak usia dini dengan literasi.
Sehingga, kata Sufriaty, di masa dewasa dapat dijadikan bekal untuk berpartisipasi dalam masyarakat melalui pengalaman nyata.
"Untuk mencapai tujuan tersebut, keluarga sebagai salah satu pilar pendukung sedapat mungkin menjadi sarana yang kondusif untuk menumbuhkembangkan literasi pada anak-anak," kata Sufriaty.
Baca juga:Produk UMKM dan IKM Luwu Timur Didorong Ikut Expo 2022
Sufriaty melanjutkan, peran Bunda Literasi dalam meningkatkan minat baca anak dan masyarakat di lingkungan keluarga dengan membiasakan anggota keluarga khususnya anak-anak bermain dan rekreasi melalui sumber bacaan yang disediakan di rumah, serta mengenalkan lingkungan literasi yang mengeduksi.
"Saya sebagai Ketua TP PKK Lutim mengajak ketua TP PKK kecamatan dan desa untuk berkolaborasi dengan perpustakaan desa membagikan informasi terkait kegiatan dan literatur yang dapat digunakan dan dimanfaatkan sesuai potensi masyarakat di wilayahnya," ajak Bunda Literasi Luwu Timur ini.
Baca juga:Dinas Perdagangan Luwu Timur Surati Pengelola SPBU
Sufriaty dalam hal ini berharap semoga eksistensi sebagai Ketua TP PKK, Bunda Paud dan juga Bunda Literasi dapat meningkatkan tumbuh kembang anak dan masyarakat dengan membaca.
"Sehingga melalui gerakan literasi berbasis keluarga dapat meningkatkan IPM pemerintah daerah bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah sebagai leading sektor," tutup Sufriaty.
(luq)
Lihat Juga :