Siswanya Diprovokasi, Guru Turun Tangan Cegah Tawuran
Rabu, 24 Agustus 2022 - 12:47 WIB
loading...
Puluhan pelajar kawasan Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara nyaris bentrok dengan para pelajar lain. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Puluhan pelajar yang berada di sebuah sekolah di kawasan Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara nyaris bentrok dengan para pelajar lain yang berupaya memprovokasi dari luar sekolah.
Melihat adanya kerumunan pelajar di lapangan sambil berteriak-teriak dengan pelajar dari sekolah lain, para guru sekolah langsung melakukan upaya penghadangan untuk menggagalkan terjadinya tawuran antar pelajar.
Aksi pelajar yang nyaris tawuran dengan pelajar sekolah lain ini viral di sejumlah media sosial. Dari rekaman video yang beredar aksi ini terjadi di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) Yapeda
Menurut keterangan wakil kepala sekolah Yapeda, Nurwan yang mengatakan bahwa peristiwa ini berawal saat sejumlah pelajar dari sekolah lain melintas depan sekolah dengan menggunakan sepeda motor dan memprovokasi pelajar di dalam sekolah.
”Kejadian itu sebenarnya ada beberapa anak tidak dikenal mondar-mandir di depan sekolah kita karena indikasinya mengganggu lingkungan,” kata Nurwan, Kamis (24/8/2022). Baca juga: Jakarta Timur Darurat Tawuran, Polisi Harus Cepat Bertindak
Melihat adanya kerumunan pelajar di lapangan sambil berteriak-teriak dengan pelajar dari sekolah lain, para guru sekolah langsung melakukan upaya penghadangan untuk menggagalkan terjadinya tawuran antar pelajar.
Aksi pelajar yang nyaris tawuran dengan pelajar sekolah lain ini viral di sejumlah media sosial. Dari rekaman video yang beredar aksi ini terjadi di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) Yapeda
Menurut keterangan wakil kepala sekolah Yapeda, Nurwan yang mengatakan bahwa peristiwa ini berawal saat sejumlah pelajar dari sekolah lain melintas depan sekolah dengan menggunakan sepeda motor dan memprovokasi pelajar di dalam sekolah.
”Kejadian itu sebenarnya ada beberapa anak tidak dikenal mondar-mandir di depan sekolah kita karena indikasinya mengganggu lingkungan,” kata Nurwan, Kamis (24/8/2022). Baca juga: Jakarta Timur Darurat Tawuran, Polisi Harus Cepat Bertindak
Lihat Juga :