Rapid Test di Pasar Hewan Rembang, Tiga Orang Reaktif

Selasa, 30 Juni 2020 - 15:16 WIB
loading...
A A A
Kepala Desa Pamotan, A Maskur Rukhani setuju pemberlakuan new normal guna memastikan roda ekonomi masyarakat tetap berjalan. Tapi jika ada temuan yang mengarah pada COVID-19 dan dianggap mengkhawatirkan bagi keselamatan banyak orang, maka dia mengusulkan kepada Pemkab Rembang agar Pasar Hewan Pamotan sebaiknya ditutup sementara, paling tidak selama dua Minggu.

“Prinsipnya begini, kita mendukung kebijakan pemerintah menuju new normal, dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan. Tapi kalau hasil rapid test ada beberapa yang reaktif, menurut saya perlu dikaji ulang operasional Pasar Hewan Pamotan,“ terangnya.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pamotan, Moh Imron saat memantau kegiatan rapid test membenarkan Pasar Hewan Pamotan menjadi rujukan pedagang dari berbagai daerah, karena kebetulan beberapa pasar hewan di kabupaten lain masih tutup. Menurut Imron, hasil rapid test kali ini akan menjadi dasar Pemkab Rembang mengambil keputusan.

“Informasi yang saya terima, Pasar Hewan Jatirogo tutup, Pasar Hewan di Blora juga tutup. Lha di sini masih buka. Nah, nantinya akan jadi bahan pertimbangan Pak Bupati bersama instansi terkait, bagaimana baiknya kedepan,“ tandasnya.

Sementara itu, seorang pedagang sapi asal Kendal, Sugiyono berharap Pasar Hewan Pamotan masih boleh buka setiap hari Selasa, yang terpenting pengunjung disiplin mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Saya sudah sejak tahun 1997 beli sapi dari sini. Penginnya ya tetap buka mas, biar ekonomi nggak macet. Yang penting, kita patuhi aturan cuci tangan dan pakai masker, “ ungkap Sugiyono.

Sebelumnya, pada hari Selasa (23/06) pekan lalu, kegiatan rapid test sudah diadakan di Pasar hewan Pamotan. Kala itu dari 20 orang, lima di antaranya reaktif. Masing-masing empat warga luar daerah dan satu warga Kabupaten Rembang.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari, Pramono: Mulai Agustus 2026 Wajib Dipilah
Pramono Dorong 153 Pasar...
Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Pramono Minta Digitalisasi...
Pramono Minta Digitalisasi di Pasar Ditingkatkan: Copet Bisa Turun Drastis
Revitalisasi Pasar Pramuka...
Revitalisasi Pasar Pramuka Perkuat Peran Pasar Rakyat
Tingkatkan Jangkauan...
Tingkatkan Jangkauan Pasar, BUMD DKI Ini Pastikan Akses Pangan dengan Harga Terjangkau
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Rekomendasi
Daftar Nama 19 Calon...
Daftar Nama 19 Calon Hakim Agung dan 4 Hakim Ad Hoc Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Myanmar Tundukkan Filipina 4-1
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak APH Tindak Tegas Pelaku Main Hakim Sendiri di Tabanan dan Morowali
Buat Jakarta Lebih Adem,...
Buat Jakarta Lebih Adem, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca saat Kemarau Panjang
Hadapi El Nino dan Kemarau,...
Hadapi El Nino dan Kemarau, Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat OMC-Pengisian Waduk
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
UMKM Perkebunan Naik...
UMKM Perkebunan Naik Kelas, BPDP Buka Jalan Menuju Pasar Global
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved