Program Makmur Tingkatkan Produktivitas Tebu
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:47 WIB
loading...
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto menyebutkan bahwa panen tebu ini berhasil meningkatkan produktivitas tanaman tebu dari 60 ton menjadi 104 ton per hektar atau mengalami peningkatan 73%. (Ist)
A
A
A
SUBANG - BUMN Industri Pupuk dan Pangan PT Pupuk Indonesia (Persero), melalui anak usahanya PT Pupuk Kujang Cikampek, dan PT RNI (Persero) Holding Pangan ID FOOD melalui anak usahanya PT PG Rajawali II kembali berhasil meningkatkan produktivitas tanaman tebu . Keberhasiln itu diraih melalui program Makmur di Desa Pasirbungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang Jawa Barat.
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto menyebutkan bahwa panen tebu ini berhasil meningkatkan produktivitas tanaman tebu dari 60 ton menjadi 104 ton per hektar atau mengalami peningkatan 73%. Dengan keberhasilan ini, Nugroho berharap petani tebu lainnya dapat bergabung dalam program Makmur sehingga bisa mendapatkan pendampingan dan meningkatkan produktivitas tanamannya.
“Melalui program Makmur, Pupuk Indonesia mendukung peningkatan produktivitas tanaman tebu dengan komitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan serta turut mengawal budidaya tebu. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan swasembada gula,” demikian ungkap Nugroho saat mengikuti panen tebu bersama Pupuk Kujang Cikampek dan ID FOOD yang dihadiri oleh Asisten Deputi Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon, Senin (15/8/2022).
Dengan peningkatan produktivitas ini, lebih lanjut Nugroho mengungkapkan bahwa keuntungan para petani tebu pun mengalami peningkatan 271% yaitu dari 7,06 juta per hektar menjadi Rp 26,2 juta per hektar. “Hal ini tidak lepas dari peran semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem Makmur. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung program Makmur ini sehingga dapat berjalan baik,” tutur Nugroho.
Lebih lanjut Nugroho menyebutkan bahwa hingga Juli 2022, program Makmur telah terlaksana di atas lahan seluas 184.305 hektar atau 73% dari target 250 ribu hektar pada akhir tahun 2022, dengan jumlah petani binaan sebanyak 94.431 orang.
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto menyebutkan bahwa panen tebu ini berhasil meningkatkan produktivitas tanaman tebu dari 60 ton menjadi 104 ton per hektar atau mengalami peningkatan 73%. Dengan keberhasilan ini, Nugroho berharap petani tebu lainnya dapat bergabung dalam program Makmur sehingga bisa mendapatkan pendampingan dan meningkatkan produktivitas tanamannya.
“Melalui program Makmur, Pupuk Indonesia mendukung peningkatan produktivitas tanaman tebu dengan komitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan serta turut mengawal budidaya tebu. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan swasembada gula,” demikian ungkap Nugroho saat mengikuti panen tebu bersama Pupuk Kujang Cikampek dan ID FOOD yang dihadiri oleh Asisten Deputi Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon, Senin (15/8/2022).
Dengan peningkatan produktivitas ini, lebih lanjut Nugroho mengungkapkan bahwa keuntungan para petani tebu pun mengalami peningkatan 271% yaitu dari 7,06 juta per hektar menjadi Rp 26,2 juta per hektar. “Hal ini tidak lepas dari peran semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem Makmur. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung program Makmur ini sehingga dapat berjalan baik,” tutur Nugroho.
Lebih lanjut Nugroho menyebutkan bahwa hingga Juli 2022, program Makmur telah terlaksana di atas lahan seluas 184.305 hektar atau 73% dari target 250 ribu hektar pada akhir tahun 2022, dengan jumlah petani binaan sebanyak 94.431 orang.
Lihat Juga :