Bupati dan Wabup Gowa Adu Kebolehan Memasak Nasi Goreng
Senin, 15 Agustus 2022 - 19:54 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purtichta Ichsan unjuk kebolehan memasak di Lomba Masak Nasi Goreng, Senin (15/8/2022). Foto: Humas Pemkab Gowa
A
A
A
GOWA - Lomba Memasak Nasi Goreng antar SKPD digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa , Senin (15/8/2022). Lomba itu turut dimeriahkan Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Abd Rauf Malaganni.
Bahkan mereka menjadi pemenang dalam lomba memasak nasi goreng ini. Juara 1 diraih Wakil Bupati Gowa, Juara 2 diraih Bupati Gowa, dan Juara 3 diraih Disnakertrans.
Baca juga:84 ASN Gowa Terima Satyalancana Karya Satya, 267 Masuk Purna Bakti
Kegiatan yang digelar Pemkab Gow a melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) berlangsung di Halaman Parkir Belakang Kantor Bupati Gowa.
Tak hanya Bupati dan Wabup Gowa, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina dan seluruh kepala SKPD ikut meramaikan perlombaan tersebut.
Adnan mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 setelah dua tahun pemerintah daerah tidak melaksanakan kegiatan, karena pandemi Covid-19 . Sehingga dalam momen ini ada berbagai kegiatan yang berhasil digelar, salah satunya adalah dengan lomba memasak.
"Kalau kemarin seluruh camat sudah melaksanakan kegiatan lomba masak, hari ini para pimpinan SKPD yang akan menjadi peserta lomba masak bersama dengan sekretarisnya," katanya.
Baca juga:14 ASN Pemkab Gowa Ikut Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Lebih lanjut Adnan mengatakan lomba memasak nasi goreng ini bukan untuk mencari siapa yang paling enak. Tetapi ini hanya untuk memeriahkan HUT RI sekaligus untuk mempererat hubungan antara kepala dinas dan sekretarisnya.
"Ajang ini bukan untuk mencari siapa yang masakannya paling enak, tetapi di sini kita menilai bagaimana Kepala SKPD dan Sekretarisnya bisa bekerja sama sehingga bisa kompak dalam menjalankan tugas, makanya diwajibkan untuk ikut," ujar orang nomor satu di Gowa.
Dalam lomba tersebut, Adnan bahkan mengingatkan kepada para staf dan penonton untuk tidak ikut membantu peserta lomba masak.
"Tolong penonton atau para staf kepala Dinas jangan menjadi juru masak. Biarkan para peserta mengolah masakannya sendiri. Jika ada yang kedapatan membantu langsung, Tim penilai langsung diskualifikasi saja dan denda pesertanya. Saya tetapkan dendanya sebesar 1 juta, hasil dari dendanya akan dipakai makan bersama," kata Adnan.
Baca juga:Meriahkan Peringatan HKG PKK ke-50, Camat se-Kabupaten Gowa Ikuti Lomba Masak
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaida Alham dalam laporannya menyampaikan, lomba ini diikuti 56 peserta.
"Lomba memasak ini dalam satu tim terdiri dari dua orang yakni kepala Dinas dan Sekretarisnya yang dinilai langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan dan Para Guru SMKN 2 Sungguminasa Jurusan Tata Boga," katanya.
Bahkan mereka menjadi pemenang dalam lomba memasak nasi goreng ini. Juara 1 diraih Wakil Bupati Gowa, Juara 2 diraih Bupati Gowa, dan Juara 3 diraih Disnakertrans.
Baca juga:84 ASN Gowa Terima Satyalancana Karya Satya, 267 Masuk Purna Bakti
Kegiatan yang digelar Pemkab Gow a melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) berlangsung di Halaman Parkir Belakang Kantor Bupati Gowa.
Tak hanya Bupati dan Wabup Gowa, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina dan seluruh kepala SKPD ikut meramaikan perlombaan tersebut.
Adnan mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 setelah dua tahun pemerintah daerah tidak melaksanakan kegiatan, karena pandemi Covid-19 . Sehingga dalam momen ini ada berbagai kegiatan yang berhasil digelar, salah satunya adalah dengan lomba memasak.
"Kalau kemarin seluruh camat sudah melaksanakan kegiatan lomba masak, hari ini para pimpinan SKPD yang akan menjadi peserta lomba masak bersama dengan sekretarisnya," katanya.
Baca juga:14 ASN Pemkab Gowa Ikut Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Lebih lanjut Adnan mengatakan lomba memasak nasi goreng ini bukan untuk mencari siapa yang paling enak. Tetapi ini hanya untuk memeriahkan HUT RI sekaligus untuk mempererat hubungan antara kepala dinas dan sekretarisnya.
"Ajang ini bukan untuk mencari siapa yang masakannya paling enak, tetapi di sini kita menilai bagaimana Kepala SKPD dan Sekretarisnya bisa bekerja sama sehingga bisa kompak dalam menjalankan tugas, makanya diwajibkan untuk ikut," ujar orang nomor satu di Gowa.
Dalam lomba tersebut, Adnan bahkan mengingatkan kepada para staf dan penonton untuk tidak ikut membantu peserta lomba masak.
"Tolong penonton atau para staf kepala Dinas jangan menjadi juru masak. Biarkan para peserta mengolah masakannya sendiri. Jika ada yang kedapatan membantu langsung, Tim penilai langsung diskualifikasi saja dan denda pesertanya. Saya tetapkan dendanya sebesar 1 juta, hasil dari dendanya akan dipakai makan bersama," kata Adnan.
Baca juga:Meriahkan Peringatan HKG PKK ke-50, Camat se-Kabupaten Gowa Ikuti Lomba Masak
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaida Alham dalam laporannya menyampaikan, lomba ini diikuti 56 peserta.
"Lomba memasak ini dalam satu tim terdiri dari dua orang yakni kepala Dinas dan Sekretarisnya yang dinilai langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan dan Para Guru SMKN 2 Sungguminasa Jurusan Tata Boga," katanya.
(luq)
Lihat Juga :