Kasus Pencurian Cokelat dan Intimidasi Karyawan Alfamart, Polisi Periksa 5 Saksi
Senin, 15 Agustus 2022 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Pengacara Mariana, Haji Amir mengungkapkan, sebetulnya video ucapan permintaan maaf itu dibuat hanya untuk disebarkan dalam grup internal karyawan Alfamart. Amir juga mengaku, tak ada satupun kalimat ancaman yang keluar.Kata dia, dirinya hanya meminta pada karyawan Alfamart untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
"Saya kebetulan dengan ibu Mariana adalah teman baik, jadi saya kesana hanya untuk meminta video yang beredar itu dihapus. Tidak ada kalimat ancaman UU ITE, hanya menasihati untuk lebih bijak bermain sosial media," ujar Amir saat dihubungi, Senin (15/8/2022).
Amir melanjutkan, kasus tersebut harusnya sudah selesai karena Mariana sudah membayar cokelat yang diambil dengan harga tiga kali lipat. Namun yang disayangkan oleh Mariana adalah mengapa videonya itu viral usai dia menyelesaikan masalah tersebut.
"Ibu itu setelah disuruh bayar cokelatnya, langsung bayar tiga kali lipatnya. Setelah pulang ke rumah, kok lihat video itu viral padahal kan sudah diselesaikan," lanjut Amir. Baca juga: Dukungan untuk Karyawan Alfamart Terus Mengalir di Medsos
"Saya kebetulan dengan ibu Mariana adalah teman baik, jadi saya kesana hanya untuk meminta video yang beredar itu dihapus. Tidak ada kalimat ancaman UU ITE, hanya menasihati untuk lebih bijak bermain sosial media," ujar Amir saat dihubungi, Senin (15/8/2022).
Amir melanjutkan, kasus tersebut harusnya sudah selesai karena Mariana sudah membayar cokelat yang diambil dengan harga tiga kali lipat. Namun yang disayangkan oleh Mariana adalah mengapa videonya itu viral usai dia menyelesaikan masalah tersebut.
"Ibu itu setelah disuruh bayar cokelatnya, langsung bayar tiga kali lipatnya. Setelah pulang ke rumah, kok lihat video itu viral padahal kan sudah diselesaikan," lanjut Amir. Baca juga: Dukungan untuk Karyawan Alfamart Terus Mengalir di Medsos
(mhd)
Lihat Juga :