Asal Usul Nama Dramaga dan Kisah Tuan VOC Penguasa Seluruh Tanah Bogor
Senin, 15 Agustus 2022 - 05:56 WIB
loading...
A
A
A
Konon, Kampung Muara ini dulunya merupakan sebuah Kota Pelabuhan Sungai yang bandarnya terletak di tepi pertemuan antara Sungai Cisadane dengan Cianteun.
Menurut cerita orang-orang tua dahulu, wilayah Gunung Kapur dulunya merupakan sebuah pelabuhan yang biasa dikenal dengan nama Dermaga. Mungkin itu sebabnya masih banyak orang yang menyebutnya dengan sebutan Darmaga atau Dermaga.
Hingga awal abad ke 19, daerah ini tetap digunakan sebagai pelabuhan, khususnya oleh para pedagang bambu. Tapi sekali lagi, sulit sekali menemukan bukti-bukti terkait keberadaan Dermaga tersebut.
Baca juga: Asal Usul Senayan, Sebutan Tuan Tanah Asal Bali Bernama Wangsanayan
Kalaupun benar ada Dermaga, tentu sudah ada dokumentasi, baik berupa lukisan atau gambar-gambar mengenai hal ini. Sebab para pendatang Eropa sudah datang ke Nusantara sejak abad ke-17.
Salah satu bukti yang ada adalah lukisan karya Johannes Rach tahun 1770 yang menggambarkan sebuah kapal berbendera Belanda di kawasan ini. Dari lukisan kapal inilah muncul penyebutan nama Dermaga atau Darmaga. Apalagi jika melihat ada kapal laut berukuran besar yang berlabuh.
Namun, lukisan Rach tersebut tidak menggambarkan bentuk asli kapal, melainkan sebuah bangunan replika kapal laut dengan empat bendera Belanda yang dibuat Demang Jawitara untuk mengenang pengasingannya selama 12 tahun oleh VOC ke Tanjung Harapan. Replika kapal ini dibuatnya dalam rangka menyambut kedatangan Gubernur Jenderal Van der Parra ke wilayah tersebut.
Menurut cerita orang-orang tua dahulu, wilayah Gunung Kapur dulunya merupakan sebuah pelabuhan yang biasa dikenal dengan nama Dermaga. Mungkin itu sebabnya masih banyak orang yang menyebutnya dengan sebutan Darmaga atau Dermaga.
Hingga awal abad ke 19, daerah ini tetap digunakan sebagai pelabuhan, khususnya oleh para pedagang bambu. Tapi sekali lagi, sulit sekali menemukan bukti-bukti terkait keberadaan Dermaga tersebut.
Baca juga: Asal Usul Senayan, Sebutan Tuan Tanah Asal Bali Bernama Wangsanayan
Kalaupun benar ada Dermaga, tentu sudah ada dokumentasi, baik berupa lukisan atau gambar-gambar mengenai hal ini. Sebab para pendatang Eropa sudah datang ke Nusantara sejak abad ke-17.
Salah satu bukti yang ada adalah lukisan karya Johannes Rach tahun 1770 yang menggambarkan sebuah kapal berbendera Belanda di kawasan ini. Dari lukisan kapal inilah muncul penyebutan nama Dermaga atau Darmaga. Apalagi jika melihat ada kapal laut berukuran besar yang berlabuh.
Namun, lukisan Rach tersebut tidak menggambarkan bentuk asli kapal, melainkan sebuah bangunan replika kapal laut dengan empat bendera Belanda yang dibuat Demang Jawitara untuk mengenang pengasingannya selama 12 tahun oleh VOC ke Tanjung Harapan. Replika kapal ini dibuatnya dalam rangka menyambut kedatangan Gubernur Jenderal Van der Parra ke wilayah tersebut.
Lihat Juga :