Melihat Penjara Soekarno di Lapas Banceuy, Ukurannya hanya 2,5x1,5 Meter

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 16:35 WIB
loading...
Melihat Penjara Soekarno...
Foto kliping Indonesia Menggugat. Foto: Juhpita/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Presiden Soekarno, pernah mendekam di sel Lapas Banceuy, selama 8 bulan. Lapas yang dibangun oleh arsitek Belanda, pada 1877 ini, berada di Jalan Banceuy, No 28. Saat ini, kondisinya terhimpit pertokoan.

Soekarno ditahan, karena dianggap melakukan perlawanan terhadap Pemerintah Kolonial Belanda. Akibat dari penahanannya itu, dalam sidang dia membacakan pembelaannya yang terkenal dengan Indonesia Menggugat.

Pengelola gedung Indonesia Menggugat, Ahmad Ramdhani mengatakan, Soekarno ditahan di lapas ini bersama dengan 3 kawannya dari Partai Nasional Indonesia (PNI), yakni Maskun, Soepriadinata, dan Gatot Mangkoedipraja.

Baca juga: Kisah Proklamasi, Bung Karno Jengkel Diculik Pemuda saat Makan Sahur

"Soekarno menempati sel nomor 5 yang hanya memiliki ukuran 2,5 x 1,5 meter," katanya, Sabtu (13/8/2022).

Dalam persidangan, Soekarno membacakan sendiri pledoi atau pembelaannya yang kemudian dikenal dengan Indonesia Menggugat, di Pengadilan Gedung Landraad yang kini menjadi gedung Indonesia Menggugat.

Baca: Mengenal Marhaenisme, Ideologi Warisan Bung Karno

"Gedung itu merupakan tempat pengadilan para pejuang Indonesia, termasuk Soekarno yang diadili oleh Belanda, karena dianggap melakukan perlawanan dan membuat kegaduhan di masyarakat," sambungnya.

Dalam pengadilan, Soekarno dinyatakan bersalah dan divonis selama 4 tahun 6 bulan penjara.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved