Tragis, Kakek Sumarlin Tewas Tertabrak Kereta Usai Buang Air di Sungai
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:43 WIB
loading...
Jenazah kakek Sumarlin saat dievakuasi. Foto: Istimewa
A
A
A
MALANG - Rangkaian Kereta Api (KA) Penataran, menabrak seorang pejalan kaki yang tengah melintasi rel di Kelurahan Cepokomulyo, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Dari informasi yang dihimpun, korban bernama Sumarlin (84), warga Jalan Anggrek, RT14/02, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga sekitar, korban baru saja kembali dari buang air besar di sungai yang ada di bawah jembatan rel kereta api.
Baca juga: Balita Tewas Mengenaskan usai Mobilnya Ditabrak Kereta Api
Manajer Humas KAI DAOP 8 Surabaya, Lukman Arief membenarkan adanya kejadian orang tertabrak kereta api yang melintas. Menurutnya, kecelakaan terjadi di rel kereta api KM 70+0/1 petak jalan Stasiun Kepanjen-Ngebruk, Kabupaten Malang.
"Korban menyeberangi rel tanpa melihat kanan kiri tak menyadari adanya KA Penataran dengan nomor 367 relasi Surabaya-Blitar, melaju dari utara ke selatan," ucap Lukman, Sabtu (13/8/2022).
Dikarenakan jarak yang terlalu dekat KA Penataran ini langsung menabrak tubuh korban hingga terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca: Abaikan Peringatan, Mobil Pikap Ditabrak Kereta Api di Tulungagung
Selanjutnya pemeriksaan lokomotif dan sarana prasarana kereta apinya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
"Setelah dilakukan pemeriksaaan Lokomotif dan sarana, dan dinyatakan dalam kondisi baik, 08.10 rangkaian KA melanjutkan perjalanan dari lokasi kejadian," ungkap dia.
Sementara itu, jasad korban telah dievakuasi oleh kepolisian dengan berkoordinasi Babinsa dan perangkat Kelurahan Cepokomulyo, Kepanjen, ke RSUD Kepanjen untuk menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca: Mobil Terpental Ditabrak Kereta Api, 3 Penumpang Tewas Mengenaskan
Lukman mengimbau, warga tidak beraktivitas di sepanjang rel kereta api.
"Masyarakat supaya tidak beraktivitas di jalur KA, karena sangat membahayakan, baik bagi perjalanan KA ataupun warga itu sendiri," pungkasnya.
Dari informasi yang dihimpun, korban bernama Sumarlin (84), warga Jalan Anggrek, RT14/02, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga sekitar, korban baru saja kembali dari buang air besar di sungai yang ada di bawah jembatan rel kereta api.
Baca juga: Balita Tewas Mengenaskan usai Mobilnya Ditabrak Kereta Api
Manajer Humas KAI DAOP 8 Surabaya, Lukman Arief membenarkan adanya kejadian orang tertabrak kereta api yang melintas. Menurutnya, kecelakaan terjadi di rel kereta api KM 70+0/1 petak jalan Stasiun Kepanjen-Ngebruk, Kabupaten Malang.
"Korban menyeberangi rel tanpa melihat kanan kiri tak menyadari adanya KA Penataran dengan nomor 367 relasi Surabaya-Blitar, melaju dari utara ke selatan," ucap Lukman, Sabtu (13/8/2022).
Dikarenakan jarak yang terlalu dekat KA Penataran ini langsung menabrak tubuh korban hingga terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca: Abaikan Peringatan, Mobil Pikap Ditabrak Kereta Api di Tulungagung
Selanjutnya pemeriksaan lokomotif dan sarana prasarana kereta apinya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
"Setelah dilakukan pemeriksaaan Lokomotif dan sarana, dan dinyatakan dalam kondisi baik, 08.10 rangkaian KA melanjutkan perjalanan dari lokasi kejadian," ungkap dia.
Sementara itu, jasad korban telah dievakuasi oleh kepolisian dengan berkoordinasi Babinsa dan perangkat Kelurahan Cepokomulyo, Kepanjen, ke RSUD Kepanjen untuk menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca: Mobil Terpental Ditabrak Kereta Api, 3 Penumpang Tewas Mengenaskan
Lukman mengimbau, warga tidak beraktivitas di sepanjang rel kereta api.
"Masyarakat supaya tidak beraktivitas di jalur KA, karena sangat membahayakan, baik bagi perjalanan KA ataupun warga itu sendiri," pungkasnya.
(san)
Lihat Juga :