Setahun Bergulir, Program Mangga Petrokimia Gresik Berhasil Pulihkan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Dari program Mangga Makmur ini, terdapat peningkatan pendapatan petani rata-rata 44 hingga 46 persen. Peningkatan pendapatan ini diperoleh melalui bertambahnya produktivitas 30 hingga 33 persen.
Selanjutnya, Petrokimia Gresik juga memiliki Mangga yang memproduksi pakan ternak yaitu Makmur Amanah Sejahtera. Program yang masuk dalam jenis Mangga Muda ini merupakan upaya Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pakan ternak di Indonesia.
Program ini memanfaatkan bahan baku utama berupa bungkil sawit, atau limbah pengolahan minyak kelapa sawit untuk pakan ruminansia, unggas dan ikan.
“Selama ini produksi pakan ternak kita banyak menggunakan jagung sebagai campuran. Padahal harga jagung sangat fluktuatif, sehingga berpengaruh pada mahalnya harga pakan ternak. Di satu sisi, limbah kelapa sawit jumlahnya melimpah dan belum dioptimalkan. Melalui program CSR & TJSL ini, kita menjadikan bungkil sawit sebagai subtitusi jagung,” papar Dwi Satriyo.
Di sektor budidaya ikan lele dan peternak sapi, Petrokimia Gresik memiliki Mangga bernama Lele Lestari Terbang dan Intersani Rojokoyo yang merupakan bagian dari Mangga Platinum Modern. Keduanya tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan, tapi juga mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam proses pembudidayaannya.
Sementara itu, perolehan penghargaan TJSL & CSR Award tahun ini bukan yang pertama kalinya. Dalam event perdana di tahun 2021, Petrokimia Gresik juga membawa pulang seluruh penghargaan tertinggi dalam ajang tersebut.
Yakni Juara 1 dalam empat kategori sekaligus, yaitu Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan, Pilar Hukum & Tata Kelola, serta “The CEO/Leader of TJSL Initiative Manufacturing” untuk Direktur Utama Petrokimia Gresik.
TJSL & CSR Award sendiri merupakan bentuk apresiasi tertinggi kepada BUMN yang telah memberikan manfaat sesuai Permen BUMN PER-05/MBU/04/2021.
Selanjutnya, Petrokimia Gresik juga memiliki Mangga yang memproduksi pakan ternak yaitu Makmur Amanah Sejahtera. Program yang masuk dalam jenis Mangga Muda ini merupakan upaya Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pakan ternak di Indonesia.
Program ini memanfaatkan bahan baku utama berupa bungkil sawit, atau limbah pengolahan minyak kelapa sawit untuk pakan ruminansia, unggas dan ikan.
“Selama ini produksi pakan ternak kita banyak menggunakan jagung sebagai campuran. Padahal harga jagung sangat fluktuatif, sehingga berpengaruh pada mahalnya harga pakan ternak. Di satu sisi, limbah kelapa sawit jumlahnya melimpah dan belum dioptimalkan. Melalui program CSR & TJSL ini, kita menjadikan bungkil sawit sebagai subtitusi jagung,” papar Dwi Satriyo.
Di sektor budidaya ikan lele dan peternak sapi, Petrokimia Gresik memiliki Mangga bernama Lele Lestari Terbang dan Intersani Rojokoyo yang merupakan bagian dari Mangga Platinum Modern. Keduanya tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan, tapi juga mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam proses pembudidayaannya.
Sementara itu, perolehan penghargaan TJSL & CSR Award tahun ini bukan yang pertama kalinya. Dalam event perdana di tahun 2021, Petrokimia Gresik juga membawa pulang seluruh penghargaan tertinggi dalam ajang tersebut.
Yakni Juara 1 dalam empat kategori sekaligus, yaitu Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan, Pilar Hukum & Tata Kelola, serta “The CEO/Leader of TJSL Initiative Manufacturing” untuk Direktur Utama Petrokimia Gresik.
TJSL & CSR Award sendiri merupakan bentuk apresiasi tertinggi kepada BUMN yang telah memberikan manfaat sesuai Permen BUMN PER-05/MBU/04/2021.
(nag)
Lihat Juga :