Lahan Terbakar di Sumsel Naik 2 Kali Lipat dari Tahun Lalu, OI Terbanyak

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 10:58 WIB
loading...
Lahan Terbakar di Sumsel...
Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera mengungkapkan bahwa lahan terbakar tahun ini naik dua kali lipat dibanding tahun lalu. Foto S?INDOnews
A A A
PALEMBANG - Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera mengungkapkan bahwa lahan terbakar tahun ini naik dua kali lipat dibanding tahun lalu. Lahan seluas 1.210 hektare di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menjadi wilayah dengan lahan terbakar yang terluas di Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto mengatakan, bahwa di urutan kedua sepanjang Januari-Juli 2022 luas lahan terbakar disusul wilayah Musi Rawas Utara (Muratara) dengan 504 hektare. Baca juga: Iseng Bakar Sampah Hilangkan Nyamuk, Bengkel Motor Malah Ludes Terbakar



"Kebakaran lahan terluas berada di OI diakibatkan masyarakat membuka lahan dengan cara dibakar. Total lahan terbakar di Sumsel hingga akhir Juli 2022 kemarin mencapai 2.447 Ha," ujar Ferdian, Jumat (12/8/2022).

Ferdian menjelaskan, lahan di OI sebagian besar sengaja dibakar untuk keperluan membuka lahan perkebunan atau lalai dalam aktivitas perkebunan. Sebagian besar lahan yang terbakar itu bervegetasi lahan mineral.

"Setidaknya masyarakat harus berhati-hati dan tidak melakukan lagi praktik-praktik pembakaran. Supaya kita bersama-sama menjaga Sumsel bebas dari asap akibat karhutla," jelasnya.

Ferdian menjelaskan, perbandingan luasan lahan pada Januari-Juli 2022 dengan lahan terbakar pada 2021 di periode sama mengalami peningkatan. Meski musim kemarau datang sedikit terlambat, namun tidak menurunkan jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Hasil analisa KLHK dan BRIN luasan lahan terbakar di Sumsel mengalami lonjakan. Jika dibandingkan 2021 untuk periode yang sama naiknya dua kali lipat," jelasnya. Baca juga: 40 Hektare Lahan di Perbukitan Danau Toba Terbakar, 2 Terduga Pelaku Ditangkap

Setiap harinya, Tim Manggala Agni bersama TNI dan Polri berupaya melakukan patroli untuk memantau karhutla di wilayah rawan. Pihaknya meningkatkan kewaspadaan, mengingat sepekan terakhir tidak terjadi hujan ditambah cuaca terik.

Pihaknya mengimbau polisi melakukan tindakan tegas masyarakat yang membakar lahan lewat proses hukum. Hal ini dilakukan agar kasus pembakaran tidak terulang.

"Mungkin perlu tambahan dukungan penegakan hukum sebagai salah satu upaya. Untuk penegakan hukum bisa langsung di kepolisian. Tugas kita pada tahapan pencegahan melalui patroli dan sosialisasi bersama pihak terkait, termasuk pemadaman saat terdeteksi kebakaran," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Bareskrim Polri Pastikan...
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Larangan Angkutan Batubara...
Larangan Angkutan Batubara di Sumsel Bisa Digugat ke PTUN
Rekomendasi
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Berita Terkini
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved