Gadis Impor, Alasan Belanda Betah Menjajah di Batavia

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1621, tiga keluarga diberangkatkan ke Batavia membawa gadis-gadis muda. Mereka harus teken kontrak tinggal selama 5 tahun di Batavia dan sekitarnya.

Mereka bekerja apa saja, namun tak menerima upah. Jika di antara mereka dapat jodoh akan diberikan emas kawin oleh kompeni.

Sebanyak 6 gadis tiba di Batavia pada tahun 1622. Mereka mendapat julukan “putri-putri kompeni”. Di tahun yang sama didatangkan juga sejumlah gadis dari Amsterdam.

Mayoritas masih lajang rata-rata umurnya 11-20 tahun. Memang gadis muda yang diinginkan penguasa kolonial karena memungkinkan mereka menikah dengan pria Belanda dan memiliki keturunan.

Apalagi saat itu tidak semua pejabat kolonial Belanda yang datang ke Batavia membawa istri mereka. Maka, gadis-gadis impor itu yang menjadi pasangan hidupnya.

Meski JP Coen sadar “putri-putri kompeni” belum tentu baik sebagai istri para pejabat kolonial. Sebab, gadis impor itu kebanyakan berasal dari keluarga miskin dan pendidikan rendah sehingga mereka mau tinggal di Batavia hanya untuk mencari kekayaan. Setelah kaya, mereka minta dipulangkan ke Eropa.
Baca juga: Sejarah Tambora, Berawal dari Perjuangan KH Moestojib dan Ki Daeng Melawan Belanda di Batavia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Rekomendasi
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved