Sejarah Kelam Tragedi Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998
Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:00 WIB
loading...
Dukun santet masih menjadi salah satu hal mistis yang dipercaya sebagian kalangan masyarakat Indonesia. Foto DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dukun santet masih menjadi salah satu hal mistis yang dipercaya sebagian kalangan masyarakat Indonesia. Tak heran, bila keberadaanya masih ada di sejumlah daerah Indonesia.
Misalnya saja di Banyuwangi . Tepatnya pada Februari hingga September 1998 silam. Saat itu terjadi sebuah pembantaian yang populer dengan nama "geser santet". Awalnya kasus ini dianggap biasa saja namun justru inilah penyebab tragedi besar itu muncul.
Baca juga : Sempat Diberhentikan Petugas di Sampora Kuningan, Ustad Ujang Bustomi: Mau Nolong Dukun Santet
Dilansir dari yuk Banyuwangi, pada saat itu masyarakat Banyuwangi mulai tercekam setiap malamnya karena korban terus berjatuhan. Bukan hanya menyasar dukun santet saja, korban yang berjatugan tersebut juga menyasar kepada dukun suwuk, tokoh masyarakat hingga guru mengaji.
Mengetahui hal tersebut, Pemerintah Daerah langsung menyikapinya. Bupati Bayuwangi yang mejabat sebagai Kolonel Polisi (Purn) HT. Purnomo Sidik mengerahkan seluruh jajaran aparat pemerintah.
Misalnya saja di Banyuwangi . Tepatnya pada Februari hingga September 1998 silam. Saat itu terjadi sebuah pembantaian yang populer dengan nama "geser santet". Awalnya kasus ini dianggap biasa saja namun justru inilah penyebab tragedi besar itu muncul.
Baca juga : Sempat Diberhentikan Petugas di Sampora Kuningan, Ustad Ujang Bustomi: Mau Nolong Dukun Santet
Dilansir dari yuk Banyuwangi, pada saat itu masyarakat Banyuwangi mulai tercekam setiap malamnya karena korban terus berjatuhan. Bukan hanya menyasar dukun santet saja, korban yang berjatugan tersebut juga menyasar kepada dukun suwuk, tokoh masyarakat hingga guru mengaji.
Mengetahui hal tersebut, Pemerintah Daerah langsung menyikapinya. Bupati Bayuwangi yang mejabat sebagai Kolonel Polisi (Purn) HT. Purnomo Sidik mengerahkan seluruh jajaran aparat pemerintah.
Lihat Juga :