Pokdarwis Kelurahan Pilang Probolinggo Promosikan Kopi Mangrove ke Swalayan

Senin, 08 Agustus 2022 - 12:33 WIB
loading...
Pokdarwis Kelurahan...
Pokdarwis Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Probolinggo terus mempromosikan kopi mangrove ke pasar yang lebih besar seperti swalayan.Foto/ist
A A A
PROBOLINGGO - Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis ) Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Probolinggo terus mempromosikan kopi mangrove ke pasar yang lebih besar seperti swalayan. Kopi yang tidak biasa ini adalah hasil produksi warga setempat yang memiliki banyak lahan mangrove.

Ketua Pokdarwis Heppiii Community Kelurahan Pilang, Mahmud Z mengatakan industri rumahan kopi mangrove ini sudah dimulai sejak tahun 2017. Saat itu kata dia Pokdarwis yang mengelola kawasan wisata Pantai Permata Pilang ini mendapatkan pelatihan dari Pemerintah kota setempat terkait potensi biji mangrove yang bisa diolah menjadi seduhan minuman kopi.

"Sampai sekarang setiap bulan kita sudah bisa menjual dengan kemasan dan sudah ada izin edar BPOM, kita beri merk komang, yang artinya kopi mangrove. Produksi kita belum banyak, sekarang masih proses promosi ke swalayan-swalayan, tapi ada juga yang sudah dititipkan di toko," jelasnya, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Sedekah Bumi di Pasuruan Berakhir Ricuh, 2 Kelompok Pemuda Bentrok

Selain itu kopi mangrove juga dijual di stan kuliner di obyek wisata Pantai Permata Pilang. Satu gelas dijual dengan harga Rp5 ribu. Saat ada pameran, pemerintah setempat juga selalu memberikan kesempatan kepada Pokdarwis untuk membuka stan. Saat itulah kopi mangrove ini juga turut dipajang.

Proses pembuatan kopi mangrove juga sama dengan kopi pada umumnya, yakni biji dipetik, kemudian disangrai, lalu dicampur sedikit kopi untuk memberikan aroma kopi, atau jahe jika menginginkan rasa jahe.

"Beberapa waktu lalu ada kunjungan dari Disbudpar dalam rangka acara Sapta Pesona Destinasi wisata Pantai Permata Pilang, yang hadir ada tamu dari Swedia dan mencicipi langsung kopi mangrove, tamu juga bawa pulang kopi ini. Mereka memberikan apresiasi, karena selain bisa dijadikan tempat wisata dan menjaga abrasi pantai, magrove juga ada produk turunannya dari sirup, tepung sampai kopi mangrove," terangnya.

Lurah Pilang Rois Siswanto mengatakan saat ini produk tersebut tengah digencarkan distribusinya ke swalayan. Pihaknya masih mengurus izin PIRT atau yang lebih dikenal dengan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

"Sementara ini kopi mangrove baru dikenal di wilayah Probolinggo, tapi kalau secara online sudah banyak dikenal, karena kita juga jual dan promosikan secara online. Kami juga sudah titipkan di warung-warung dan kini proses ke swalayan sambil menunggu izin keluar," terangnya.

Koordinator Heppiii Community Probolinggo Andi Susanto mengatakan pihaknya mendorong Pokdarwis maupun karang taruna (karta) untuk memajukan desa dengan memaksimalkan potensi desa yang ada. Pihaknya berharap kopi mangrove bisa makin dikenal dan kedepannya secara nilai ekonomi bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan kepada warga sekitar.

"Di Probolinggo banyak potensi desa yang bisa dimaksimalkan oleh karta seperti obyek wisata dan budaya, kami tentu sangat mengapresiasi dan mensupport apa yang dilakukan oleh warga setempat," ungkapnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Murid TPQ Dianiaya Guru...
Murid TPQ Dianiaya Guru di Probolinggo, Kemenag Minta Aparat Proses Hukum Pelaku
LAN Perkuat Kolaborasi...
LAN Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui Akademi Pengentasan Kemiskinan di Probolinggo
Jasa Raharja Serahkan...
Jasa Raharja Serahkan Santunan bagi Keluarga Korban Kecelakaan Bus di Probolinggo
Profil dr Faida, Direktur...
Profil dr Faida, Direktur RS Bina Sehat Jember yang Karyawannya Tewas dalam Kecelakaan Maut Bus Wisata di Probolinggo
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Motor dan Mobil Pickup di Probolinggo, 4 Orang Tewas
Banjir Probolinggo:...
Banjir Probolinggo: 1 Meninggal, 314 KK Terdampak
Sahroni Dukung Kejagung...
Sahroni Dukung Kejagung Bebaskan Guru Honorer di Probolinggo: Sejalan dengan Hati Nurani
Kejagung Hentikan Kasus...
Kejagung Hentikan Kasus dan Bebaskan Guru Honorer Rangkap Jabatan di Probolinggo
Habiburokhman Soroti...
Habiburokhman Soroti Kasus Guru Honorer Jadi Tersangka Akibat Rangkap Jabatan Pendamping Desa
Rekomendasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved