Cara Penanganan Epilepsi dan Kejang Demam pada Anak

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 22:26 WIB
loading...
Cara Penanganan Epilepsi...
Rumah Sakit Siloam atau Siloam Hospitals Makassar memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perbedaan dan penanganan epilepsi dan kejang demam pada anak. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Rumah Sakit Siloam atau Siloam Hospitals Makassar memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perbedaan dan penanganan epilepsi dan kejang demam pada anak. Edukasi yang dilakukan melalui wibinar, pada Rabu (3/8/2022) dihadiri ratusan peserta.

Hadir sebagai pembicara pada webinar ini, dokter Spesialis Neurologi, dr Lilian Triana Limoa M.kes Sp.N(K). Dokter Lilian, dalam paparannya menjelaskan perbedaan dan cara penanganan epilepsi dan kejang demam. Baca juga: Program Bayi Tabung Siloam Hospital Sriwijaya Sukses Hasilkan 105 Kehamilan



Kejang demam pada anak, dia menjelaskan, merupakan kejang yang dipicu oleh demam dan umumnya tidak menimbulkan dampak yang berbahaya. Sedangkan epilepsi merupakan kondisi yang perlu penanganan serius, karena kejang terjadi berulang tanpa dipicu oleh demam.

Jadi, kejang demam yaitu bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh(suhu rektal di atas 38"c) dan disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium (diluar rongga tengkorak).

"Adapun epilepsi atau 'ayan' merupakan kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang berulang yang menyerang karena kerusakan atau perubahan dalam otak", tutur dokter Lilian.

Selain itu, lanjut Lilian, perbedaan kejang demam dan epilepsi secara garis besar dibedakan dari durasi, tipe kejang, dan usia. "Kejang demam umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun sedangkan epilepsi cukup bervariasi. Penyebab kejang demam adalah ektrakranial. Adapun epilepsi dipastikan intraktanial," ujarnya

Lanjut Lilian, dalam hal pengobatan, juga ada perbedaan antara kejang demam dan epilepsi. Terkadang kejang demam cukup diberikan obat penurun panas. "Namun konsumsi obat antiepilepsi pada pasien terdiagnosa harus rutin setiap hari yang bertujuan kestabilan kadar obat pada tubuh pasien serta akan menurunkan frekuensi kambuh," jelasnya.

Dokter Lilian mengingatkan, apabila dalam masa penyembuhan seorang pasien yang telah teratur meminum kombinasi beberapa obat antiepilepsi, namun episode kejang masih sering terjadi, maka alternatif pembedahan dapat dilakukan. Baca juga: Tingkatkan Layanan saat Mudik Lebaran, RS Siloam Purwakarta Siapkan Ambulans dan Sentra Vaksinasi

"Patut dipahami para orangtua, bahwa epilepsi adalah kondisi yang lebih berbahaya dan sangat menggangu tumbuh kembang anak. Karenanya, epilepsi perlu diobati agar pasien dapat beraktivitas normal kembali, dan kerusakan otak yang lebih parah dapat dihindari," tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Gerakan Pilah Sampah,...
Gerakan Pilah Sampah, Program PHINLA Edukasi 10.000 Warga di Momentum Hari Bumi
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti...
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti Fokus Koneksi Alumni dan Edukasi Profesi Hukum
Siswa SDN Cibilik Antusias...
Siswa SDN Cibilik Antusias Ikuti Edukasi Lingkungan oleh MNC Peduli dan MNC Tourism
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Film Jadi Media Edukasi bagi Anak dan Keluarga
Kebumen Campus Festival...
Kebumen Campus Festival 2026, PMKRI: Permudah Pelajar yang Ingin ke Perguruan Tinggi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Menjadi Pemimpin Opini...
Menjadi Pemimpin Opini Positif, Bang iSur Buktikan Industri Gaming Bisa Jadi Karier Profesional
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Rekomendasi
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
IPDN Mewisuda 1.404...
IPDN Mewisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan
Istri Lionel Messi Pasang...
Istri Lionel Messi Pasang Badan Bela Timnas Argentina di Tengah Badai Kritik
Berita Terkini
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
Festival Kali Pasir...
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
1 Orang Tewas dan 1...
1 Orang Tewas dan 1 Kritis Akibat Bentrokan di Jalan Tambak Menteng
Jambore Relawan NU Peduli...
Jambore Relawan NU Peduli se-Jateng, Gus Rozin Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Mencekam, 1 Orang Terkapar...
Mencekam, 1 Orang Terkapar Akibat Bentrokan Antarwarga di Jalan Tambak Menteng
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved