PMKRI Maumere Desak Kejari Sikka Bongkar Penyalahgunaan Dana BTT 2021

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 20:54 WIB
loading...
PMKRI Maumere Desak...
Demo PMKRI Maumere. Foto: Joni/SINDOnews
A A A
SIKKA - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Maumere, menilai penyalahgunaan dana Belanja Tak Terduga (BTT) 2021 sebagai kejahatan kemanusiaan.

Apalagi, dugaan penyalahgunaan dana BTT itu dilakukan saat pandemi Covid-19.

Ketua Presidium PMKRI, Kris Sologus Dami mengatakan, penyelewengan dana BTT ini merupakan bentuk kejahatan yang tersistematis dan melibatkan banyak pihak.

Baca juga: Kerahkan Mahasiswa PMKRI, Mantan Bupati Sikka Demo Kantor Kejari

"Patut diduga adanya penggelapan dalam jabatan terhadap dana yang diperuntukkan bagi penanggulangan bencana yang menyebabkan kerugian negara," katanya, dalam pesan tertulis, Kamis (4/8/2022).

Lebih lanjut, pihaknya mendesak Kejari Sikka agar berlaku transparan dalam mengungkap kasus ini ke publik.

"Usut tuntas kasus BTT. Proses hukum tidak boleh tebang pilih, sebab korupsi dana kebencanaan yang akan menimbulkan bencana baru yang lebih besar terhadap perekonomian nasional," sambungnya.

Baca: PMKRI Sayangkan Cuitan Ferdinand Hutahaean

Pihaknya juga menyatakan, Kejari Sikka untuk segera menetapkan tersangka terhadap pihak-pihak yang menenuhi unsur.

"Segera tetapkan sebagai tersangka pihak-pihak yang telah memenuhi unsur melakukan perbuatan melawan hukum. Sebab secara nyata, telah ada kerugian keuangan negara," ungkapnya.

Begitu pun dengan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyelewengan itu

"Segera periksa pihak-pihak yang turut serta dan turut menikmati penyelewengan dana yang diperuntukkan bagi kebencanaan, sebab jelas dari perspektif hukum dalam Pasal 55 KUHP mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan melawan hukum dapat dipidana," sambungnya.

Baca: Bantai 4 Orang Petani, PP PMKRI Desak Satgas Tinombala Habisi Kelompok Teroris di Poso

Terakhir, pihaknya berharap, dugaan kasus penyelewengan dana BTT itu tidak berhenti di 4 kegiatan penanganan Covid-19.

"Sampai pada titik ini penyidikan baru sampai pada dugaan penyelewengan 4 kegiatan penanganan Covid-19, namun belum menyentuh pada 20 program penanganan tanggap darurat bencana yang berupa pembangunan fisik," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan Bupati Sikka Alex Longginus mengerahkan mahasiswa PMKRI demo di Kejari Sikka.

Baca: Peduli Dampak PPKM Darurat, PMKRI Bagikan Paket Sembako untuk Panti Asuhan

Menurut Kris Sologus Dami, hal itu tidak tepat. Karena Alex Longginus merupakan anggota PMKRI yang terlibat dalam aksi sebelumnya. Sehingga, hal itu tidak tepat.

"Tidak benar kalau PMKRI dikerahkan mantan Bupati Alex Longginus. Secara organisatoris, sebenarnya PMKRI yang kerahkan Kaka Alex Longginus, beliau sebagai anggota penyatu PMKRI yang dalam aksi kemarin turut terlibat dan diberi ruang oleh DPC untuk orasi," tukasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Rekomendasi
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved