Bapelitbangda dan Unkris Kerja Sama dalam Pengembangan Pariwisata dan Pertanian
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja, lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan perkebunan kopi ini seluas 400 hektare. Untuk kawasan Lembang, lahan seluas itu agak susah ditemukan. Oleh karenanya alternatif yang diambil akan dialihkan ke kawasan selatan KBB yang tanahnya subur dan cocok untuk perkebunan kopi.
"Kita coba rekomendasikan ke wilayah selatan, karena di sana juga banyak perkebunan kopi," ujarnya.
Menurutnya, antusias pihak Unkris tersebut menjadi sebuah tantangan bagi Pemda KBB dalam menangkap peluang untuk pengembangan potensi daerah. Jika semula hanya pengembangan desa wisata kini melebar untuk pengembangan kopi. Serta mendapatkan dukungan dari BRI Coorporate University Biotrop, PT Kalbi Wings, serta pemerintah desa setempat.
Pihaknya optimis kerja sama ini akan berjalan sukses karena pihak Unkris didukung oleh para akademisi yang berpengalaman. Apalagi mereka juga sebelumnya menggarap lahan di Tangsi Mekar Kecamatan Gununghalu pada tahun 2013, sehingga tidak asing lagi dengan kondisi wilayah KBB.
"Upaya ini diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat desa. Sesuai dengan pemantapan ekonomi yang inklusif dengan melibatkan masyarakat, BUMD, dan BUMDes," sebutnya. advetorial/adi haryanto
"Kita coba rekomendasikan ke wilayah selatan, karena di sana juga banyak perkebunan kopi," ujarnya.
Menurutnya, antusias pihak Unkris tersebut menjadi sebuah tantangan bagi Pemda KBB dalam menangkap peluang untuk pengembangan potensi daerah. Jika semula hanya pengembangan desa wisata kini melebar untuk pengembangan kopi. Serta mendapatkan dukungan dari BRI Coorporate University Biotrop, PT Kalbi Wings, serta pemerintah desa setempat.
Pihaknya optimis kerja sama ini akan berjalan sukses karena pihak Unkris didukung oleh para akademisi yang berpengalaman. Apalagi mereka juga sebelumnya menggarap lahan di Tangsi Mekar Kecamatan Gununghalu pada tahun 2013, sehingga tidak asing lagi dengan kondisi wilayah KBB.
"Upaya ini diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat desa. Sesuai dengan pemantapan ekonomi yang inklusif dengan melibatkan masyarakat, BUMD, dan BUMDes," sebutnya. advetorial/adi haryanto
(srf)
Lihat Juga :