Kantor Diserang OTK, Ketua KNPI Lampung Minta Pengurus Tahan Diri

Kamis, 04 Agustus 2022 - 06:07 WIB
loading...
Kantor Diserang OTK, Ketua KNPI Lampung Minta Pengurus Tahan Diri
Kerusakan di kantor DPD KNPI Lampung Utara, usai penyerangan oleh orang tak dikenal. Foto/MPI/Jimi Irawan
A A A
LAMPUNG UTARA - Kantor DPD KNPI Lampung Utara, diserang sejumlah orang tak dikenal. Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiyansah meminta seluruh jajaran DPD KNPI se Provinsi Lampung, untuk menahan diri, dan tidak melakukan reaksi yang berlebihan.

Baca juga: Kantor DPD KNPI Lampung Utara Diserang Orang Tak Dikenal

Iqbal mengaku langsung turun meninjau kantor yang dirusak, dan bertemu jajaran pengurus DPD KNPI Lampung Utara. "Saya datang ke sini meninjau langsung bersama pengurus. Saya meminta kepada seluruh jajaran pengurus DPD KNPI se Lampung, jangan terpancing aksi-aksi provokatif, terkait pengerusakan kantor KNPI Lampung Utara," tegasnya.



Langkah ini sesuai surat instruksi DPP KNPI Nomor 0010/DPP KNPI/VIII/2022 tertanggal 3 Agustus 2022 yang berisi tiga poin. Diantaranya menginstruksikan DPD KNPI Lampung, untuk mencari tahu akar permasalahan secara kekeluargaan tanpa harus melapor kepada pihak kepolisian. "Pemuda Indonesia tentu harus menjadi alat pemersatu bangsa," kata tokoh pemuda Lampung itu.

Baca juga: Kisah Syekh Malang Sumirang, Tetap Hidup saat Dibakar Sunan Kudus di Alun-alun

Atas dasar itu pula, ia memerintahkan kepada seluruh jajaran pengurus DPD KNPI Lampung Utara untuk memaafkan dan merangkul pihak-pihak yang terlibat. "Bila perlu mereka dilibatkan secara aktif di KNPI. Sebab konflik hanya akan merugikan pemuda Indonesia penerus bangsa," jelasnya.

Baca juga: Terlanjur Lepas Daster, Wanita Muda dan 2 Pria Tanpa Baju Panik Didobrak Petugas Dinsos

Sekelompok orang tak dikenal (OTK) melakukan penyerangan dan perusakan kantor DPD KNPI Lampung Utara, pada Selasa (2/8/ 2022) malam. Kelompok tersebut melakukan perusakan sejumlah kelengkapan atribut, seperti papan nama, pintu kaca lantai dua pecah, serta sejumlah kursi berhamburan. Jumlah terduga pelaku pengerusakan sekitar delapan orang.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1348 seconds (10.177#12.26)