Ini Jurus Ampuh Ganjar Pranowo Turunkan Inflasi di Jateng

Rabu, 03 Agustus 2022 - 12:46 WIB
loading...
Ini Jurus Ampuh Ganjar Pranowo Turunkan Inflasi di Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membeberkan cara menurunkan angka inflasi. Mulai dari optimalisasi kinerja TPID hingga komunikasi intens dengan BI. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
SEMARANG - Badan Pusat Statistik ( BPS ) merilis data inflasi Jawa Tengah (Jateng) Juni 2022 lalu. Berdasarkan data tersebut, angka infasi Jateng turun 0,69% dari bulan sebelumnya 4,97% menjadi 4,28%.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membeberkan cara menurunkan angka inflasi itu. Mulai dari optimalisasi kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) hingga komunikasi intens dengan Bank Indonesia (BI).

“Teman-teman di tim pengendali inflasi, TPID, kita minta untuk berjaga-jaga. Kita dengan Bank Indonesia selalu komunikasi terus menerus dan kemudian indikator-indikator yang menurunkan inflasi betul-betul kita pelototi," kata Ganjar di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu (3/8/2022). Baca juga: Inflasi Meroket Jauh di Atas Perkiraan, Pemerintah Harus Waspada

Ganjar melanjutkan, pihaknya juga mengajak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jateng melakukan intervensi terkait pengendalian harga komoditas. Khususnya cabai dan bawang merah sehingga harga di pasaran tidak naik.

Selain itu, Pemprov Jateng turut mengendalikan harga bawang putih untuk menekan inflasi. Pasalnya harga bawang putih di Jateng rentan naik lantaran angka produksi masih cukup rendah.

"Karena itu Jumat kami akan datang ke Tegal. Kami kerja sama juga dengan BI. Di sana akan kita dorong peningkatan produk bawang putih karena komoditas ini rentan. Kalau produksi kita tambah, kebutuhan dalam negerinya gapnya tidak terlalu tinggi, maka ini akan bisa kita kendalikan," imbuhnya.

Untuk mengakomodir semua upaya itu, Ganjar mengatakan pihaknya sudah memiliki aplikasi yang bisa memberikan data informasi harga komoditas. Aplikasi itu juga menyuguhkan data supply komoditas tersebut.

"Jadi tidak hanya di hilir di harga saja, tapi di supply juga kita hitung. Kita cepat-cepat komunikasi ke pemerintah daerah tetangga kiri kanan atau penghasil, sehingga kita bisa cepat,” terangnya. Baca juga: Salawat Akbar di Lampung, Ganjar Didoakan Menang Pilpres 2024

Ganjar pun meminta pemerintah daerah terus menyiapkan diri dan melakukan pengawasan. Terlebih lagi, Presiden Joko Widodo juga telah memberikan amanah kepada daerah.

"Pak Presiden pernah memberikan perintah kepada kita agar daerah jangan ragu untuk mengintervensi. Maka butuh regulasi-regulasi yang kita perbaiki agar dalam situasi yang tidak pasti ini kita harapkan daerah meresponsnya cepat," tuturnya.
(poe)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1815 seconds (10.55#12.26)