Pemkab Maros Genjot Percepatan Penginputan Data UMKM di Aplikasi SIKP

Selasa, 02 Agustus 2022 - 19:04 WIB
loading...
Pemkab Maros Genjot...
Rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Maros, Selasa (2/8/2022). Foto: SINDOnews/Najmi S Limonu
A A A
MAROS - Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya TPAKD Maros menggelar rapat pleno, Selasa (2/8/2022). Rapat digelar di Baruga B Kantor Bupati Maros .

TPAKD Kabupaten Maros merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait peningkatan percepatan akses keuangan di daerah. Sesuai dengan visi Maros, mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Baca juga:Tak Kantongi Izin, Gerai Toko Modern di Maros Ditutup Paksa

Beberapa realisasi kegiatan TPAKD Kabupaten Maros 2022 telah terlaksana. Di antaranya pengimputan data UMKM dalam aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sebanyak 7.989. Selanjutnya ada budi daya menabung sejak dini sebanyak 10.087 rekening. Pembangunan gedung sarana dan prasarana Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), dan beberapa realisasi lainnya.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada OJK dan BI yang telah memberikan berbagai fasilitas di Kabupaten Maros. Menurutnya, ini sebagai spirit untuk lebih bergerak lagi.

"Semua stakeholder, OJK, BI kami sangat berterimakasih. Juga pada semua Bank yang melakukan pembinaan terhadap kelompok klaster UMKM kami, bahkan menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR)," ungkapnya.

Berdasarkan data OJK terhadap persebaran KUR di Sulsel, dari 24 kabupaten/kota, Maros berada pada urutan ke 14. Menurut Chaidir, ini disebabkan karena beberapa hal yang membuat perhitungan menjadi sedikit keliru.

"Misalnya saja pembangunan perumahan. Hampir 80% pembangunan dilakukan di Maros, tetapi saat akad ternyata dilakukan di perbankan yang ada di Makassar. Sehingga kadang kala investasinya masuk di hitungan Makassar," bebernya.

Baca juga:Warga Maros Ikuti Pawai Semarakkan Tahun Baru Islam

Ke depan ungkap Chaidir , pihaknya akan melakukan kebijakan atas segala pembangunan atau investasi yang dilakukan di Maros. "Jika pembangunan atau investasinya di Maros, maka wajib untuk akadnya pun di Maros," tuturnya.

Saat ini pihaknya masih terus berusaha maksimal memberi dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terlebih dalam sektor UMKM. Chaidir mengungkapkan, sentra gula aren di Kecamatan Tompobulu juga sedang dibuat dan dalam perhatian khusus.

"Tahun ini kita sudah lakukan festival UMKM, ternyata yang menjadi kendala adalah persoalan kemasannya. Kita berusaha menyediakan rumah kemasan yang akan membantu prodak UMKM terlihat lebih menarik. Tahun ini kita berusaha membuat market place, biar produk UMKM bisa masuk ke berbagai pemasaran," jelasnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua, Darwisman menyebutkan, Maros memiliki peluang UMKM yang sangat besar. Menurutnya, pemerintah daerah hanya sisa memberikan dorongan.

"Jumlah UMKM di Maros ada kurang lebih 7 ribuan. Sisa diklasterkan saja berapa UMKM yang sudah maju, berkembang, ataupun stak. Sisa yang menjadi PR kita adalah membangun kembali jika ada UMKM yang sudah mati suri," sebutnya.

Darwisman juga menjelaskan data OJK terhadap perkembangan UMKM Maros, penyaluran kredit khususnya segmentasi UMKM tumbuh tinggi 36,43 persen dengan nominal mencapai Rp1,05 triliun dan NPL sebesar 3,66 persen. Share kredit UMKM terhadap total kredit perbankan mencapai 38,40 persen.

Baca juga:Disdukcapil Maros Buat Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan

"Untuk kredit mikro dan kecil tumbuh tinggi masing-masing sebesar 144,15% dan 11,23%. Sedangkan kredit menengah mengalami perlambatan sebesar -80,91%," bebernya.

Usai melakukan rapat pleno, dilakukan kunjungan ke klaster kelompok nelayan udang, kepiting, ikan bandeng dan rumput laut di Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Rekomendasi
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Berita Terkini
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved