Mengejutkan! Pengakuan Tukang Gali Penimbunan Bansos Presiden di Tanah Depok
Selasa, 02 Agustus 2022 - 07:38 WIB
loading...
Mengejutkan! Begini pengakuan tukang gali penimbunan Bansos Presiden Joko Widodo di dalam tanah kawasan Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok. Foto: SINDOnews/R Ratna Purnama
A
A
A
DEPOK - Mengejutkan! Tukang gali penimbunan Bantuan Sosial ( Bansos ) Presiden Joko Widodo di dalam tanah kawasan Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok awalnya disuruh membuat lubang untuk septictank. Namun, faktanya lubang galian digunakan untuk kuburan tumpukan beras Bansos Presiden.
Kuburan Bansos Presiden digali oleh Nanang bersama beberapa temannya pada tahun 2020 lalu. “Kan awalnya minta buat septictank,” tutur Nanang, warga setempat, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Gempar! Temuan Timbunan Bansos Presiden di Dalam Tanah Sukmajaya Depok
Dia mengaku sama sekali tidak tahu kalau lubang yang digali sedalam 1,5 meter itu akan digunakan untuk memendam beras bansos. Kalau dia tahu untuk memendam Bansos Presiden tentunya akan ditolak tawaran kerjaan tersebut.
Nanang menceritakan tidak tahu apa-apa setelah menggali. Dia dan temannya langsung meninggalkan lokasi. Dia pun tidak diminta mengubur atau memendam apa pun.
“Begitu kelar gali kedalaman 1,5 meter. Saya berdua sama Rusdi. Itu dua hari. Siang hari manual pakai pacul, pengki, dan garpu. Yang nutup saya nggak tahu,” ucapnya.
Kuburan Bansos Presiden digali oleh Nanang bersama beberapa temannya pada tahun 2020 lalu. “Kan awalnya minta buat septictank,” tutur Nanang, warga setempat, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Gempar! Temuan Timbunan Bansos Presiden di Dalam Tanah Sukmajaya Depok
Dia mengaku sama sekali tidak tahu kalau lubang yang digali sedalam 1,5 meter itu akan digunakan untuk memendam beras bansos. Kalau dia tahu untuk memendam Bansos Presiden tentunya akan ditolak tawaran kerjaan tersebut.
Nanang menceritakan tidak tahu apa-apa setelah menggali. Dia dan temannya langsung meninggalkan lokasi. Dia pun tidak diminta mengubur atau memendam apa pun.
“Begitu kelar gali kedalaman 1,5 meter. Saya berdua sama Rusdi. Itu dua hari. Siang hari manual pakai pacul, pengki, dan garpu. Yang nutup saya nggak tahu,” ucapnya.
Lihat Juga :