BPBD Maros Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana
Senin, 01 Agustus 2022 - 16:15 WIB
loading...
BPBD Maros menggelar pelatihan pencegahan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana, Senin (1/8/2022). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana , Senin (1/8/2022).
Kegiatan tersebut dilakukan selama dua hari, melibatkan Satgas Penanggulangan Bencana BPBD dan Pramuka Kwartir Cabang Maros.
Baca juga:Ini Solusi Mitigasi untuk Wilayah Rawan Gempa dari Mahasiswa Uper
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Maros, Nasrul yang juga Ketua Panitia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan peserta pelatihan.
"Mereka semua diharapkan bisa menghadapi pengurangan risiko bencana di Kabupaten Maros. Sehingga risiko yang mungkin timbul akibat bencana dapat dikurangi," ujarnya.
Dia menjelaskan, agenda ini, selain memberikan pelatihan secara teori, peserta yang terdiri dari 50 orang anggota Pramuka dan 50 Satgas Tanggap Bencana ini akan diberikan pelatihan secara langsung di daerah Kawasan Sungai Maros di sekitar lokasi yang sering terjadi bencana.
"Pelatihan ini berlangsung dua hari. Jadi mereka juga akan dibekali dengan pelatihan praktik. Tapi khusus hari ini, mereka hanya diberikan teori. Besok baru praktek langsung di lapangan lokasi bencana," jelasnya.
Baca juga:Diseminasi Informasi Terkait Mitigasi Mampu Minimalisir Risiko Bencana
Sementara itu, Wakil Bupati Maros yang juga sebagai Ketua Umum Pramuka Kabupaten Maros, Suhartina Bohari menambahkan, peserta Pramuka yang mengikuti kegiatan kali ini, direkrut dari parwakilan Pramuka Peduli. Mereka merupakan anggota Pramuka yang berkecimpung banyak di kegiatan sosial dan tanggap bencana.
"Yang ikut kali ini, direkrut dari pramuka peduli. Jadi memang sudah sesuai tupoksinya tanggap bencana. Mereka akan dilatih untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat saat bencana terjadi," jelasnya.
Dia, mengungkapkan, output dari kegiatanan ini nantinya diharapkan, bisa menghasilkan tim relawan yang tangguh dalam melakukan pertolongan saat terjadi bencana.
"Sehingga bila terjadi bencana, sebelum adanya tim BPBD ke lokasi terdampak bencana, diharapkan para relawan yang sudah terlatih bisa langsung bergerak melakukan evakuasi," jelasnya.
Baca juga:Gunung Anak Krakatau Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Tak Beraktivitas di Radius 5 Km
Berdasarkan rundown yang ada, peserta pelatihan nantinya akan dilatih langsung oleh tim Basarnas.
"Fokus pelatihan kali ini adalah penanganan banjir. Makanya lokasi yang dipilih nantinya di Kecamatan Maros Baru. Di lokasi ini memang sering terjadi bencana banjir. Biar relawan bisa langsun bersentuhan dengan masyarakat dan tahu apa yang akan dilakukan saat bencana terjadi," tutupnya.
Kegiatan tersebut dilakukan selama dua hari, melibatkan Satgas Penanggulangan Bencana BPBD dan Pramuka Kwartir Cabang Maros.
Baca juga:Ini Solusi Mitigasi untuk Wilayah Rawan Gempa dari Mahasiswa Uper
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Maros, Nasrul yang juga Ketua Panitia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan peserta pelatihan.
"Mereka semua diharapkan bisa menghadapi pengurangan risiko bencana di Kabupaten Maros. Sehingga risiko yang mungkin timbul akibat bencana dapat dikurangi," ujarnya.
Dia menjelaskan, agenda ini, selain memberikan pelatihan secara teori, peserta yang terdiri dari 50 orang anggota Pramuka dan 50 Satgas Tanggap Bencana ini akan diberikan pelatihan secara langsung di daerah Kawasan Sungai Maros di sekitar lokasi yang sering terjadi bencana.
"Pelatihan ini berlangsung dua hari. Jadi mereka juga akan dibekali dengan pelatihan praktik. Tapi khusus hari ini, mereka hanya diberikan teori. Besok baru praktek langsung di lapangan lokasi bencana," jelasnya.
Baca juga:Diseminasi Informasi Terkait Mitigasi Mampu Minimalisir Risiko Bencana
Sementara itu, Wakil Bupati Maros yang juga sebagai Ketua Umum Pramuka Kabupaten Maros, Suhartina Bohari menambahkan, peserta Pramuka yang mengikuti kegiatan kali ini, direkrut dari parwakilan Pramuka Peduli. Mereka merupakan anggota Pramuka yang berkecimpung banyak di kegiatan sosial dan tanggap bencana.
"Yang ikut kali ini, direkrut dari pramuka peduli. Jadi memang sudah sesuai tupoksinya tanggap bencana. Mereka akan dilatih untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat saat bencana terjadi," jelasnya.
Dia, mengungkapkan, output dari kegiatanan ini nantinya diharapkan, bisa menghasilkan tim relawan yang tangguh dalam melakukan pertolongan saat terjadi bencana.
"Sehingga bila terjadi bencana, sebelum adanya tim BPBD ke lokasi terdampak bencana, diharapkan para relawan yang sudah terlatih bisa langsung bergerak melakukan evakuasi," jelasnya.
Baca juga:Gunung Anak Krakatau Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Tak Beraktivitas di Radius 5 Km
Berdasarkan rundown yang ada, peserta pelatihan nantinya akan dilatih langsung oleh tim Basarnas.
"Fokus pelatihan kali ini adalah penanganan banjir. Makanya lokasi yang dipilih nantinya di Kecamatan Maros Baru. Di lokasi ini memang sering terjadi bencana banjir. Biar relawan bisa langsun bersentuhan dengan masyarakat dan tahu apa yang akan dilakukan saat bencana terjadi," tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :