Dukung IKN, Pj Gubernur Dorong Semua Tukang di Sulbar Bersertifikat
Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:41 WIB
loading...
Pj Gubernur Akmal Malik menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Bangunan Indonesia. Foto: Humas Pemprov Sulbar
A
A
A
MAMUJU - Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik mendorong agar pembangunan di Sulbar menggunakan tukang yang tersertifikasi.
Itu disampaikan Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik saat menghadiri penutupan Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Bangunan Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Jumat 29 Juli kemarin.
Baca juga: Pj Gubernur Ingin Wonomulyo Jadi Percontohan Pengembangan Ekonomi di Sulbar
Pelatihan digelar Pengurus Bedeng Wilayah (PBW) Dewan Pertukangan Nasional (DPN) Perkasa Sulbar di Gedung Gadis Polewali Mandar, dari 27 Juli 2022. Ada sekira 500 tukang yang siap mengikuti kegiatan ini.
Akmal Malik mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk dukungan kepada seluruh tukang yang ada. Itu juga sebagai bentuk upaya mempersiapkan tukang bersertifikasi untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru.
Menurut Pj Gubernur, saat ini IKN membutuhkan sekira 65 ribu tenaga tukang. Sulbar tidak boleh menjadi penonton sehingga seluruh tukang di Sulbar harus dipersiapkan dengan baik.
"Saya ingin sertifikasi ini tidak main-main karena ini adalah kompetisi. Saya ingin tukang Sulbar hebat-hebat," kata Akmal.
Baca juga: Canangkan Gernas BBI, Pemprov Sulbar Komitmen Bantu Kembangkan UMKM
Tidak hanya itu, Akmal mendorong agar proses pembangunan di lingkup Pemprov khususnya OPD dalam melakukan pembangunan wajib menggunakan tukang bersertifikasi.
"Saya akan minta kepala dinas wajib menggunakan tukang yang tersertifikasi, saya akan segera buat surat," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW DPN Perkara Sulbar, Muhammad Iswar Anwar mengatakan, selama tiga hari seluruh tukang ditempa dan dilatih agar bisa fokus mendapatkan pengetahuan terkait pertukangan. Ia mengatakan, seluruh tukang ini juga merupakan bentuk keseriusan DPN menghadapi IKN.
"Kami juga ingin berkontribusi, sebab kami tidak ingin menjadi penonton, kita ingin orang Sulbar khususnya tukang kita bisa berada di sana," terangnya.
Baca juga: Akmal Malik Sebut Penanganan Permasalahan Anak Harus Berkolaborasi
Menurutnya, bukan hanya bahan material yang akan dipersiapkan untuk IKN, tetapi juga sumber daya manusia khususnya tukang.
"Kami berharap tukang yang sudah mengikuti pelatihan dan sertifikasi bisa berada di IKN itu sebagai bentuk dukungan terhadap IKN," tandasnya.
Itu disampaikan Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik saat menghadiri penutupan Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Bangunan Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Jumat 29 Juli kemarin.
Baca juga: Pj Gubernur Ingin Wonomulyo Jadi Percontohan Pengembangan Ekonomi di Sulbar
Pelatihan digelar Pengurus Bedeng Wilayah (PBW) Dewan Pertukangan Nasional (DPN) Perkasa Sulbar di Gedung Gadis Polewali Mandar, dari 27 Juli 2022. Ada sekira 500 tukang yang siap mengikuti kegiatan ini.
Akmal Malik mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk dukungan kepada seluruh tukang yang ada. Itu juga sebagai bentuk upaya mempersiapkan tukang bersertifikasi untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru.
Menurut Pj Gubernur, saat ini IKN membutuhkan sekira 65 ribu tenaga tukang. Sulbar tidak boleh menjadi penonton sehingga seluruh tukang di Sulbar harus dipersiapkan dengan baik.
"Saya ingin sertifikasi ini tidak main-main karena ini adalah kompetisi. Saya ingin tukang Sulbar hebat-hebat," kata Akmal.
Baca juga: Canangkan Gernas BBI, Pemprov Sulbar Komitmen Bantu Kembangkan UMKM
Tidak hanya itu, Akmal mendorong agar proses pembangunan di lingkup Pemprov khususnya OPD dalam melakukan pembangunan wajib menggunakan tukang bersertifikasi.
"Saya akan minta kepala dinas wajib menggunakan tukang yang tersertifikasi, saya akan segera buat surat," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW DPN Perkara Sulbar, Muhammad Iswar Anwar mengatakan, selama tiga hari seluruh tukang ditempa dan dilatih agar bisa fokus mendapatkan pengetahuan terkait pertukangan. Ia mengatakan, seluruh tukang ini juga merupakan bentuk keseriusan DPN menghadapi IKN.
"Kami juga ingin berkontribusi, sebab kami tidak ingin menjadi penonton, kita ingin orang Sulbar khususnya tukang kita bisa berada di sana," terangnya.
Baca juga: Akmal Malik Sebut Penanganan Permasalahan Anak Harus Berkolaborasi
Menurutnya, bukan hanya bahan material yang akan dipersiapkan untuk IKN, tetapi juga sumber daya manusia khususnya tukang.
"Kami berharap tukang yang sudah mengikuti pelatihan dan sertifikasi bisa berada di IKN itu sebagai bentuk dukungan terhadap IKN," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :