Perajin Kowi di KBB Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi Modern
Sabtu, 30 Juli 2022 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakannya, sosok yang berjasa mengajarkan keterampilan dalam membuat Kowi adalah sahabat karibnya yang berasal dari Kota Bandung. Setelah itu mencoba belajar dan membuat usaha kecil-kecilan untuk mencari penghasilan sampingan bersama warga sekitar.
Kebanyakan yang mebuat Kowi adalah kaum ibu-ibu untuk membantu suami mencari nafkah sambil mengisi waktu luang. Ketika usahanya berjalan ramai, tercatat ada 16 pegawainya yang membantu produksi membuat Kowi. Namun kini satu per satu pegawainya banyak yang berhenti lantaran mulai sepi pembeli. Baca juga: Kolaborasi Teknologi di Balik Mahakarya Vokasi Kemendikbud
Meskipun sudah banyak alat yang lebih modern namun masih ada beberapa pembeli yang datang membeli Kowi. Mereka kebanyakan karena ingin melestarikan cara-cara orang dulu, meskipun kini mulai ada pergeseran pemakaian Kowi yang tidak hanya untuk melebur logam.
"Satu atau dua pembeli masih ada, meski peminatnya sekarang turun drastis karena perkembangan zaman yang semakin modern," pungkasnya.
Kebanyakan yang mebuat Kowi adalah kaum ibu-ibu untuk membantu suami mencari nafkah sambil mengisi waktu luang. Ketika usahanya berjalan ramai, tercatat ada 16 pegawainya yang membantu produksi membuat Kowi. Namun kini satu per satu pegawainya banyak yang berhenti lantaran mulai sepi pembeli. Baca juga: Kolaborasi Teknologi di Balik Mahakarya Vokasi Kemendikbud
Meskipun sudah banyak alat yang lebih modern namun masih ada beberapa pembeli yang datang membeli Kowi. Mereka kebanyakan karena ingin melestarikan cara-cara orang dulu, meskipun kini mulai ada pergeseran pemakaian Kowi yang tidak hanya untuk melebur logam.
"Satu atau dua pembeli masih ada, meski peminatnya sekarang turun drastis karena perkembangan zaman yang semakin modern," pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :