Wanita Buruh Pabrik Tersungkur Bersimbah Darah Dibacok Orang Tak Dikenal di Sukabumi
Jum'at, 29 Juli 2022 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Saat dikonfirmasi, pengunggah informasi pembacokan itu di medis sosial, Hendi Rohendi (38) mengaku juga saksi di lokasi kejadian pembacokan. Dia menyebut, unggahan tersebut ditulis oleh istrinya. Dia menerangkan, sedang berada di kiosnya saat pembacokan terjadi.
"Biasanya saya pukul 20.00 WIB sudah tutup, karena lagi menunggu barang sehingga masih buka. Waktu itu sekitar pukul 22.30 WIB, tiba-tiba terdengar suara tabrakan keras. Saya pikir ini anak-anak yang lagi balapan menabrak mobil saya. Lalu saya ke luar dan melihat korbannya wanita," ujar Hendi, Jumat (29/7/2022).
Ketika dilihat lukanya, lanjut Hendi, terlihat aneh karena ada dua luka sabetan senjata tajam di tangan kanan korban seperti bukan luka akibat kecelakaan lalu lintas. Luka pertama di pergelangan tangan, yang berbarengan dengan pecahnya kaca spion sepeda motor korban, dan luka kedua terdapat pada lengan kanan korban.
Baca juga: Dorong Kemajuan Pariwisata, Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Budo
"Sepertinya korban diserang dua kali, karena pada serangan pertama kena juga ke spion sepeda motor. Pecahan kaca spion ditemukan hancur berserakan di 500 meter sebelum tempat korban menabrak mobil saya. Lalu diduga korban diserang lagi hingga ada luka kedua di lengan kanannya," tambah Hendi.
Melihat darah yang terus bercucuran, lanjut Hendi, tanpa pikir panjang akhirnya ia mengantarkan korban ke RSUD Al Mulk dengan menggunakan angkutan kota (angkot) yang sedang lewat lokasi kejadian. Dalam pikiran Hendi yang penting korban mendapatkan pertolongan medis terlebih dahulu agar selamat jiwanya.
"Biasanya saya pukul 20.00 WIB sudah tutup, karena lagi menunggu barang sehingga masih buka. Waktu itu sekitar pukul 22.30 WIB, tiba-tiba terdengar suara tabrakan keras. Saya pikir ini anak-anak yang lagi balapan menabrak mobil saya. Lalu saya ke luar dan melihat korbannya wanita," ujar Hendi, Jumat (29/7/2022).
Ketika dilihat lukanya, lanjut Hendi, terlihat aneh karena ada dua luka sabetan senjata tajam di tangan kanan korban seperti bukan luka akibat kecelakaan lalu lintas. Luka pertama di pergelangan tangan, yang berbarengan dengan pecahnya kaca spion sepeda motor korban, dan luka kedua terdapat pada lengan kanan korban.
Baca juga: Dorong Kemajuan Pariwisata, Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Budo
"Sepertinya korban diserang dua kali, karena pada serangan pertama kena juga ke spion sepeda motor. Pecahan kaca spion ditemukan hancur berserakan di 500 meter sebelum tempat korban menabrak mobil saya. Lalu diduga korban diserang lagi hingga ada luka kedua di lengan kanannya," tambah Hendi.
Melihat darah yang terus bercucuran, lanjut Hendi, tanpa pikir panjang akhirnya ia mengantarkan korban ke RSUD Al Mulk dengan menggunakan angkutan kota (angkot) yang sedang lewat lokasi kejadian. Dalam pikiran Hendi yang penting korban mendapatkan pertolongan medis terlebih dahulu agar selamat jiwanya.
Lihat Juga :