Wabup Dorong Pemuda Ambil Bagian dalam Pembangunan Bulukumba
Minggu, 28 Juni 2020 - 16:35 WIB
loading...
Wabup Bulukumba, Tomy Satria Yulianto (kiri) di upgrading dan rapat kerja DPK KNPI Kajang, di Gedung Masyarakat, Minggu (28/6/2020). Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
A
A
A
BULUKUMBA - Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba , Tomy Satria Yulianto hadir dalam kegiatan upgrading dan rapat kerja DPK KNPI Kajang, di Gedung Masyarakat, Minggu (28/6/2020).
Tomy Satria berharap, kegiatan yang mengusung tema "Quo Vadis Pemuda Bulukumba" itu, akan menjadi alat peningkatan kapasitas dan progres rencana kerja untuk membahas perubahan masa depan. Tomy pun mengajak pemuda untukambil bagiandalam pembangunan di Kabupaten Bulukumba.
Baca juga: Kasus Infeksi COVID-19 di Dunia Tembus Angka 10 Juta
"Pemuda memang perlu menerjemahkan kegelisahan dan harapan Bulukumba dalam bentuk kerja nyata. Agar pemuda mengambil peran pembangunan di Kabupaten Bulukumba," harap Tomy.
Dalam kesempatan itu, Tomy juga menyampaikan kebijakan pemerintah menanggapi peningkatan pasien COVID-19 di Bulukumba. Saat ini kata dia, pemkab telah mengeluarkan kebijakan besyarat. Di mana, lokasi-lokasi keramaian seperti warkop, rumah makan, masjid diperbolehkan tetap buka dengan syarat, wajib menerapkan protokol kesehatan .
Bagi warkop dan rumah makan, wajib mengukur suhu tubuh pengunjung, dan tidak menerima pengunjung yang tidak menggunakan masker dan penerapan protokol kesehatan COVID-19 lainnya.
Tomy Satria berharap, kegiatan yang mengusung tema "Quo Vadis Pemuda Bulukumba" itu, akan menjadi alat peningkatan kapasitas dan progres rencana kerja untuk membahas perubahan masa depan. Tomy pun mengajak pemuda untukambil bagiandalam pembangunan di Kabupaten Bulukumba.
Baca juga: Kasus Infeksi COVID-19 di Dunia Tembus Angka 10 Juta
"Pemuda memang perlu menerjemahkan kegelisahan dan harapan Bulukumba dalam bentuk kerja nyata. Agar pemuda mengambil peran pembangunan di Kabupaten Bulukumba," harap Tomy.
Dalam kesempatan itu, Tomy juga menyampaikan kebijakan pemerintah menanggapi peningkatan pasien COVID-19 di Bulukumba. Saat ini kata dia, pemkab telah mengeluarkan kebijakan besyarat. Di mana, lokasi-lokasi keramaian seperti warkop, rumah makan, masjid diperbolehkan tetap buka dengan syarat, wajib menerapkan protokol kesehatan .
Bagi warkop dan rumah makan, wajib mengukur suhu tubuh pengunjung, dan tidak menerima pengunjung yang tidak menggunakan masker dan penerapan protokol kesehatan COVID-19 lainnya.
Lihat Juga :