Polisi Sebut Citayam Fashion Week Biang Kerok Kemacetan di Jalan Sudirman

Rabu, 27 Juli 2022 - 15:47 WIB
loading...
Polisi Sebut Citayam...
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin.Foto/MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Polres Jakarta Pusat menyatakan fenomena Citayam Fashion Week (CFW) di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, menjadi biang kerok kemacetan. Adapun ekor kemacetan imbas ramainya kawasan Dukuh Atas terjadi dari arah Senayan menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Aktivitas tersebut menimbulkan dampak yang luar biasa salah satunya adalah kemacetan. Beberapa hari pantauan kami di lapangan hari Jumat mendekati malam Sabtu, kemudian juga Sabtu, Minggu, bahkan hingga hari Senin kita pantau bahwa aktivitasnya sangat luar biasa dan berdampak terhadap kemacetan. Pantauan kami ekor kemacetan sampai dengan Senayan, Semanggi, sampai ke arah Dukuh Atas," ungkap Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).

Menurut Komarudin, simpul kemacetannya itu dari adanya aktivitas di Citayam Fashion Week. "Masyarakat bisa lihat sendiri, arus lalu lintas dari empat lajur dari Jalan Jenderal Sudirman tiba-tiba mengerucut akan berbelok ke arah lokasi Dukuh Atas di bawah itu di sana terjadi sumbatan," ujarnya.

Komarudin menuturkan, pihaknya sempat melakukan upaya penutupan sementara zebra cross kawasan Dukuh Atas tersebut. Baca: Panti Sosial Kedoya Siap Tampung Remaja Laki-laki Berdandan Wanita di Citayam Fashion Week

"Begitu kita lakukan upaya penutupan sementara maka Alhamdulillah kurang lebih dalam waktu setengah jam bisa dinormalkan kembali. Jadi bukannya blokade, kalau blokade berarti zebra crossnya enggak bisa dipakai kita tutup untuk meminimalisir dampak kemacetan yang terjadi," tuturnya.

Komarudin melanjutkan, menyikapi fenomena CFW oleh bocah SCBD pihaknya melakukan langkah pre-entif, preventif hingga penegakan hukum bila diperlukan.

"Jadi gini untuk menyikapi fenomena sosial khususnya kerumunan, kenakalan remaja, termasuk kriminalitas yang terjadi kita melakukan upaya upaya antisipasi mulai dari tahapan pre-entif, preventif sampai dengan penegakan hukum manakala itu diperlukan terkait dengan fenomena Citayam," ucapnya.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Jalur Ketapang-Gilimanuk...
Jalur Ketapang-Gilimanuk Lumpuh, Legislator Kritik Tajam Manajemen Logistik Nasional
DPR Dorong Pemerintah...
DPR Dorong Pemerintah Bangun Akses Laut Baru Urai Kemacetan ke Bali
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Berita Terkini
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved