Pemkab Gowa Siap Dukung Pelaksanaan Kemah Merdeka Toleransi
Rabu, 27 Juli 2022 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
"Air, listrik juga sudah ada dan tempatnya yang rata, sehingga cocok dan representatif digunakan,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Bupati Adnan juga menyampaikan salah satu program keagamaan Pemkab Gowa, yaitu program Satu Hafiz Satu Desa dan Satu Hafiz Satu Kelurahan. Program ini bekerjasama dengan seluruh desa dan kelurahan dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.
Nantinya, kata Adnan, para santri ini ketika selesai selain dapat menghapal Al-Quran juga akan mendapatkan gelar S1 dari UIN Alauddin Makassar.
“Kami punya Program Mahasantri dikerjasamankan dengan UIN Alauddin Makassar. Program ini bagian dari program Satu Hafidz Satu Desa dan Satu Hafidz Satu Kelurahan. Para santri ini tiga tahun di rumah tahfidz menghapal Al Quran dan dua semester di UIN kuliah dengan mata kuliah yang berkorelasi dengan hapalan Al Quran,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Sulsel, KH Khaeroni menyampaikan terima kasih atas respons Pemkab Gowa. Dirinya mengaku Kemenag Sulsel juga akan selalu bersinergi di dalam melaksanakan program-program pembangunan bidang keagamaan maupun bidang sosial dengan pemerintah setempat.
Khaeroni menjelaskan kegitan ini akan dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 20 Agustus mendatang sebagai bagian dari Pekan Merdeka Toleransi yang sekaligus juga untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke-77.
Pada kesempatan ini, Bupati Adnan juga menyampaikan salah satu program keagamaan Pemkab Gowa, yaitu program Satu Hafiz Satu Desa dan Satu Hafiz Satu Kelurahan. Program ini bekerjasama dengan seluruh desa dan kelurahan dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.
Nantinya, kata Adnan, para santri ini ketika selesai selain dapat menghapal Al-Quran juga akan mendapatkan gelar S1 dari UIN Alauddin Makassar.
“Kami punya Program Mahasantri dikerjasamankan dengan UIN Alauddin Makassar. Program ini bagian dari program Satu Hafidz Satu Desa dan Satu Hafidz Satu Kelurahan. Para santri ini tiga tahun di rumah tahfidz menghapal Al Quran dan dua semester di UIN kuliah dengan mata kuliah yang berkorelasi dengan hapalan Al Quran,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Sulsel, KH Khaeroni menyampaikan terima kasih atas respons Pemkab Gowa. Dirinya mengaku Kemenag Sulsel juga akan selalu bersinergi di dalam melaksanakan program-program pembangunan bidang keagamaan maupun bidang sosial dengan pemerintah setempat.
Khaeroni menjelaskan kegitan ini akan dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 20 Agustus mendatang sebagai bagian dari Pekan Merdeka Toleransi yang sekaligus juga untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke-77.
Lihat Juga :